Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SMARTFREN TELECOM (FREN) Raih Pinjaman US$30 Juta untuk Bayar Utang

PT Smartfren Telecom Tbk. (FREN) memperoleh fasilitas pinjaman tambahan US$30 juta untuk membayar utang.
Gloria Natalia Dolorosa
Gloria Natalia Dolorosa - Bisnis.com 17 April 2014  |  20:16 WIB
Ilustrasi - Bisnis.com
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA – PT Smartfren Telecom Tbk. (FREN) memperoleh fasilitas pinjaman tambahan US$30 juta untuk membayar utang.

Mulanya, First Anglo Financial Pte. Ltd mengucurkan fasilitas pinjaman kepada FREN maksimal US$90 juta dengan jangka waktu 24 bulan. Perjanjian kredit dengan First Anglo ditandatangani pada 12 November 2013.

Lantas, pada 16 April 2014, FREN menandatangani perubahan terhadap perjanjian kredit dengan First Anglo. Isinya, menyetujui perubahan jumlah fasilitas pinjaman dari semula US$90 juta menjadi US$120 juta.

"Perseroan bermaksud menggunakan tambahan fasilitas pinjaman tersebut untuk membayar utang perseroan dan atu utang anak perseroan yang akan jatuh tempo," tulis James Wewengkang, Corporate Secretary Smartfren Telecom, dalam keterbukaan informasi, Kamis, (17/4/2014).

Selain itu, tambahan pinjaman dipakai untuk menambah modal kerja perseroan, seperti membayar biaya operasional, antara lain biaya iklan, biaya promosi, dan biaya gaji karyawan. Perjanjian kredit tersebut merupakan fasilitas pinjaman yang dijamin oleh corporate guarantee dari pemegang saham utama FREN, yakni PT Wahana Inti Nusantara.

First Anglo adalah perusahaan tidak terafiliasi yang bergerak di bidang finansial. Posisinya di Singapura.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pinjaman smartfren telecom fren first anglo
Editor : Sepudin Zuhri
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top