Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

India Dirundung Hujan, Produksi Gula Terganggu

Akibat hujan yang terus menerus itu, produksi gula di India, produsen terbesar kedua di dunia setelah Brasil, diperkirakan turun menuju level terendah dalam 4 tahun terakhir
Maftuh Ihsan
Maftuh Ihsan - Bisnis.com 19 Februari 2014  |  21:58 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, NEW DELHI – Musim hujan berkepanjangan merundung beberapa wilayah pertanian di India.

Akibat hujan yang terus menerus itu, produksi gula di India, produsen terbesar kedua di dunia setelah Brasil, diperkirakan turun menuju level terendah dalam 4 tahun terakhir

Seperti dilansir Bloomberg, Rabu (19/2), produksi gula diperkirakan turun 6,4% menjadi 23,5 juta metrik ton pada periode tahun ini yang dimulai pada 1 Oktober 2013, atau terendah sejak periode 2009 – 2010.

Rendahnya pasokan gula menyebabkan pemotongan cadangan dalam negeri India dan menurunya kapasitas ekspor. Apalagi, di tengah musim kering yang dialami Brasil, maka harga komoditas tersebut akan naik.

“Menurunnya produksi di India sangat konstruktif untuk harga dan tren harga juga berubah,” kata Michael McDougall, Senior Vice President Newedge, seperti dikutip Bloomberg, Rabu.

Harga gula di New York naik menjadi 17 sen – 17,5 sen per pon hingga akhir Maret tahun ini.

Harga gula untuk pengiriman Mei naik 3,2% menjadi 16,5 sen per pon di ICE Futures kemarin.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gula
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top