Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Lot Size dan Fraksi Harga Saham Berubah, Transaksi Bakal Sepi?

Perubahan satuan perdagangan (lot size) dan fraksi harga saham yang akan dilakukan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (6/1/2014) dinilai bakal menyurutkan volume perdagangan dalam jangka pendek karena para pelaku pasar bakal menyesuaikan diri.
Giras Pasopati
Giras Pasopati - Bisnis.com 05 Januari 2014  |  14:49 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Perubahan satuan perdagangan (lot size) dan fraksi harga saham yang akan dilakukan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (6/1/2014) dinilai bakal menyurutkan volume perdagangan dalam jangka pendek karena para pelaku pasar bakal menyesuaikan diri.

David Sutyanto, Kepala Riset PT First Asia Capital mengatakan hal itu lazim karena para pelaku pasar khususnya pedagang harian (daily trader) harus mengkalkulasi dahulu langkah dagang mereka agar tetap mendapat untung.

“Mungkin bakal memakan waktu sekitar seminggu, selama itu perdagangan tampaknya bakal tidak ramai. Hal itu karena daily trader yang biasanya meramaikan perdagangan harian akan menahan diri dahulu,” ujarnya kepada Bisnis, Sabtu (4/1/2013).

Mulai besok, BEI akan memberlakukan 1 lot setara 100 lembar saham dari sebelumnya 1 lot sama dengan 500 lembar saham. Perubahan tersebut termasuk perubahan fraksi dan kelompok harga yang disederhanakan dari 5 kelompok menjadi 3 kelompok.

Adapun 3 kelompok fraksi harga saham tersebut adalah kelompok pertama dengan harga di bawah Rp500 memiliki perubahan harga (tick price) per Rp1 dengan pergerakan maksimal Rp20.

Sementara kelompok kedua ditetapkan dengan harga antara Rp500-Rp5000 memiliki perubahan harga per Rp5 dengan pergerakan maksimal Rp100. Adapun kelompok ketiga dengan harga di atas Rp5000 memiliki tick price Rp25 dengan pergerakan maksimal Rp500.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

saham bei pasar modal harga saham
Editor : Nurbaiti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top