Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Senin (25/11/2013), Pemerintah Lelang SUN US$450 Juta

Pemerintah, melalui Kementerian Keuangan, akan melelang Surat Utang Negara (SUN) dalam mata uang dolar Amerika Serikat di pasar domestik guna memenuhi sebagian dari target pembiayaan APBN 2013.
Ismail Fahmi
Ismail Fahmi - Bisnis.com 22 November 2013  |  09:42 WIB
/Ilustrasi
/Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA--Pemerintah, melalui Kementerian Keuangan,  akan melelang Surat Utang Negara (SUN) dalam mata uang dolar Amerika Serikat  di pasar domestik guna memenuhi sebagian dari target pembiayaan  APBN 2013.

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu Yudi Pramadi mengatakan lelang  surat berharga tersebut  akan dilakukan pada Senin (25/11/ 2013) dengan jumlah indikatif  US$450 juta.

“Penjualan SUN tersebut akan dilaksanakan dengan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan Bank Indonesia. Lelang bersifat terbuka dan menggunakan metode harga beragam (multiple price),” ungkapnya dalam siaran pers yang dipublikasikan situs Sekretariat Kabinet, Jumat  (22/11/2013).

Adapun jenis atau seri SUN yang akan dilelang, menurut Yudi, adalah USDFR001 jatuh tempo 15 Mei 2017 dengan bunga tetap (fixed rate) yang akan ditentukan kemudian. Periode pembayaran kupon adalah setiap 6 (enam) bulan, setiap 15 Mei dan 15 November.

Ia menjelaskan  lelang dibuka pada Senin  pukul 09.00 WIB,  ditutup pukul 11.00 WIB dan hasil lelang akan diumumkan pada hari yang sama.

“Lelang SUN seri USDFR001 diikuti oleh dealer utama dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Pembelian oleh pihak selain LPS dilakukan melalui dealer utama,” paparnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lelang sun
Editor : Ismail Fahmi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top