Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Tanggapan BUMI Terhadap Penurunan Peringkat

PT Bumi Resources Tbk. (BUMI), anak usaha Grup Bakrie, menilai penurunan peringkat BUMI dari Moodys dan S&P terlalu dini dan subyektif sehingga dapat menyesatkan investor BUMI.
Gloria Natalia Dolorosa
Gloria Natalia Dolorosa - Bisnis.com 15 November 2013  |  22:43 WIB
Ini Tanggapan BUMI Terhadap Penurunan Peringkat
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bumi Resources Tbk. (BUMI), anak usaha Grup Bakrie, menilai penurunan peringkat BUMI dari Moody’s dan S&P terlalu dini dan subyektif sehingga dapat menyesatkan investor BUMI.

Pada 10 Oktober 2013, akibat debt to equity swap yang dilakukan BUMI, Moody's Investors Service telah menurunkan peringkat BUMI dari Caa1 menjadi Ca. Moody's juga menurunkan peringkat senior secured notes senilai US$300 juta yang dikeluarkan Bumi Capital Pte. Ltd., dan senior secured notes US$700 juta yang dikeluarkan Bumi Investment Pte. Ltd. ke peringkat Ca. Dua perusahaan tersebut sepenuhnya dimiliki BUMI.

Lantas, pada 15 Oktober 2013, Standard & Poor's Ratings Services menurunkan peringkat kredit jangka panjang BUMI dari CCC menjadi CC dengan prospek negatif. S&P juga menurunkan peringkat senior secured notes yang dijaminkan BUMI dari CCC menjadi CC.

Manajemen BUMI mengatakan penurunan peringkat tersebut karena asumsi likuiditas perseroan yang lemah dan risiko refinancing dalam jangka pendek. Perseroan percaya bahwa perjanjiannya dengan CIC sebagai langkah proaktif yang signifikan untuk menurunkan utang dan beban bunga sehingga meningkatkan likuiditas BUMI.

“Kami mengerti kekhawatiran mereka mengenai jatuh tempo utang-utang kami. Tetapi, kami masih optimistis bahwa produksi, penjualan, dan pendapatan kami tetap kokoh,” tulis manajemen dalam materi paparan publik, Jumat, (15/11/2013).

Rumitnya transaksi tersebut tidak memungkinkan BUMI untuk menjelaskan secara rinci.

“Kami percaya bahwa analisis mereka terlalu dini dan subyektif sehingga dapat menyesatkan investor kami, terutama para pemegang obligasi,” kata manajemen BUMI.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pt bumi resources tbk
Editor : Martin Sihombing
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top