Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Krisis Fiskal AS Teratasi, Yield Obligasi Bakal Membaik

Pemerintah melihat teratasinya krisis fiskal di AS akan memberikan angin segar bagi pasar obligasi RI dan menurunkan imbal hasil surat utang negara.
Sri Mas Sari
Sri Mas Sari - Bisnis.com 17 Oktober 2013  |  22:50 WIB
Ilustrasi - JIBI
Ilustrasi - JIBI

Bisnis.com, JAKARTA -- Pemerintah melihat teratasinya krisis fiskal di AS akan memberikan angin segar bagi pasar obligasi RI dan menurunkan imbal hasil surat utang negara.

Direktur Strategi Portofolio Utang Kementerian Keuangan Schneider Siahaan mengatakan investor obligasi akan kembali bergairah menanamkan modalnya di pasar negara berkembang.

“Yield obligasi kita akan membaik, lebih rendah dari sekarang karena orang lebih bergairah kan,” ujarnya, Kamis (17/10/2013).

Imbal hasil SUN bertenor 10 tahun per 4 Oktober hanya 8,07% atau berangsur turun dari posisi akhir September yang masih 8,42%. Dengan kondisi pasar utang emerging market yang membaik, ada peluang yield mengarah ke 7% dalam beberapa waktu ke depan.

Seperti diketahui, Kongres AS akhirnya mencapai kesepakatan mengenai penambahan plafon utang (debt ceiling) yang diikuti dengan berlanjutnya layanan publik di Negeri Paman Sam setelah sempat berhenti selama 16 hari terakhir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

yield obligasi
Editor : Ismail Fahmi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top