Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Buyback Saham, Wijaya Karya Kucurkan Rp120 Miliar

Bisnis.com, JAKARTA—Kontraktor pelat merah PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) menyiapkan Rp120 miliar guna melakukan pembelian kembali (buyback) saham di tengah anjloknya indeks harga saham gabungan (IHSG).
Herdiyan
Herdiyan - Bisnis.com 03 September 2013  |  19:34 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Kontraktor pelat merah PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) menyiapkan Rp120 miliar guna melakukan pembelian kembali (buyback) saham di tengah anjloknya indeks harga saham gabungan (IHSG).

Sekretaris Perusahaan Wijaya Karya Natal Argawan Pardede menuturkan rencana tersebut akan dilakukan dalam kurun waktu 4 September—4 Desember 2013.

“Dana cadangan yang dimiliki perseroan tercatat Rp281,2 miliar. Dari jumlah tersebut, dana untuk buyback saham dianggarkan paling banyak Rp120 miliar atau paling banyak 20% dari modal disetor,” katanya saat dihubungi, Selasa (3/9/2013).

Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia, dengan asumsi perseroan menggunakan dana Rp120 miliar untuk pembelian kembali saham, aset dan ekuitas dipastikan menurun senilai itu juga.

Menurut Natal, perseroan optimistis pelaksanaan transaksi buyback saham tidak akan memberikan dampak negatif yang material terhadap kegiatan usaha perseroan.

Hal itu disebabkan Wijaya Karya mengklaim memiliki modal kerja dan arus kas yang cukup untuk melaksanakan pembiayaan transaksi bersamaan dengan kegiatan usaha perseroan.

Dalam transaksi itu, perseroan menunjuk sekuritas pelat merah PT Bahana Securities untuk melakukan pembelian saham kembali pada periode tersebut.

“Yang jelas, pembelian akan dilakukan pada harga yang lebih rendah atau sama dengan harga penutupan perdagangan sebelumnya,” tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bei buyback wijaya karya bahana sucurities
Editor :

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top