Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SUSPENSI SAHAM: BEI Hentikan Perdagangan Sementara Saham ASIA

BISNIS.COM, JAKARTA—PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan efek (suspensi) perusahaan tambang PT Asia Natural Resources Tbk.
Gita Arwana Cakti
Gita Arwana Cakti - Bisnis.com 22 Mei 2013  |  09:04 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA—PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan efek (suspensi) perusahaan tambang PT Asia Natural Resources Tbk.

Kepala Divisi Pencatatan Sektor Riil BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan suspensi tersebut terhitung sejak sesi I perdagangan hari ini, Rabu (22/5/2013) hingga pengumuman lebih lanjut.

“Menunjuk pada penyampaian Laporan Keuangan per 31 Maret 2013 perseroan melalui surat Nomor: 020/CS-ANR/IV-12 dan mempertimbangkan kelangsungan usaha perseroan, Bursa memutuskan untuk melakukan penghentian sementara saham Asia Natural Resources (ASIA) di seluruh pasar,” paparnya dalam keterbukaan informasi, Selasa (22/5/2013).

Berdasarkan laporan keuangan kuartal I/2013, diketahui perusahaan yang dipimpin oleh Paulus Junanda itu membukukan rugi bersih Rp448,86 juta. Rugi tersebut menyusut 65,32% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu Rp1,29 miliar.

Penurunan tersebut terjadi seiring dengan penurunan beban usaha yang pesat sebesar 64,88% menjadi Rp597,35 juta dari Rp1,7 miliar.

Namun, selama 3 bulan pertama tahun ini, emiten berkode saham ASIA itu tidak mencatatkan penjualan dan harga pokok penjualan, sehingga tidak memeroleh laba kotor.

Per 31 Maret 2013, total aset perseroan tercatat Rp51,22 miliar dengan posisi kas dan setara kas Rp459,15 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

suspensi asia natural resources
Editor : Sepudin Zuhri

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top