KINERJA EMITEN: Belanja Modal Indosat 2013 Sebesar US$800 Juta

JAKARTA-PT Indosat Tbk, perusahaan telekomunikasi berbasis GSM, akan mengalokasikan belanja modal lebih dari US$800 juta pada 2013, sebagian besar untuk proyek modernisasi jaringan.
Erly Rusiawati | 14 Desember 2012 16:17 WIB

JAKARTA-PT Indosat Tbk, perusahaan telekomunikasi berbasis GSM, akan mengalokasikan belanja modal lebih dari US$800 juta pada 2013, sebagian besar untuk proyek modernisasi jaringan.

Direktur Utama PT Indosat Tbk Alexander Rusli mengatakan belanja modal pada 2013 lebih besar dibandingkan dengan belanja modal pada 2012 karena selama 2012 dan 2011 perusahaan tidak menggelontorkan investasi signifikan.

Proyek modernisasi jaringan mendapat alokasi paling besar karena perusahaan berencana mengurangi tingkat peralihan pelanggan ke operator lain (churn rate). Sekitar 80% di antaranya atau sekitar US$640 juta dialokasikan untuk proyek modernisasi jaringan.

Menurut Alexander, saat ini churn rate Indosat nyaris 15%, hampir menyamai rata-rata churn rate Indonesia yang sebesar 15%.

“Dengan strategi modernisasi tahun depan, bukan lagi kami ikut perang paket data, tapi dari segi kualitas. Kami berharap jaringan yang bagus mengurangi pelanggan yang ingin pindah ke operator lain,” katanya di sela-sela peluncuran iPhone 5 Indosat, Kamis tengah malam, (14/12).

Selain menekan churn rate, modernisasi jaringan bertujuan meningkatkan jumlah pelanggan yang loyal menggunakan layanan data. Alexander mengatakan sukar menghitung jumlah pelanggan data saat ini karena jumlahnya kerap berubah. Prediksinya, pengguna layanan data yang belum stabil sekitar 40% dari total pengguna layanan data.

Penggunaan data meningkat saat perusahaan menggelar promosi paket data anyar. Sebaliknya, penggunaan data menurun ketika perusahaan tidak meluncurkan paket data terbaru.

“Banyak orang memang sudah pindah ke ponsel pintar, tapi mereka belum loyal menggunakan data. Kalau ekosistem data sudah sempurna, pengguna pasti lebih loyal,” ujarnya. (yus) 

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : David Eka Issetiabudi

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup