Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

HARGA KOMODITAS: Sempat turun tipis, kontrak jagung ditutup menguat

JAKARTA: Harga jagung untuk pengiriman Desember naik 0,8% menjadi US$7,8475 per bushel di Chicago Board of Trade dan sempat diperdangangkan pada US$7,8375 pada pukul 14:15 waktu Singapura.

JAKARTA: Harga jagung untuk pengiriman Desember naik 0,8% menjadi US$7,8475 per bushel di Chicago Board of Trade dan sempat diperdangangkan pada US$7,8375 pada pukul 14:15 waktu Singapura.

Kenaikan tersebut menghapus penurunan 0,9% yang terjadi sebelumnya. Kontrak jagung berjangka sempat mencapai US$8 pada 23 Juli karena kondisi pertanian di AS memburuk.

 

Informasi harga Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) menunjukkan jagung diperdagangkan pada Rp1.967 per kg di Gorontalo.

Commodity Weather Group LLC memperkirakan suhu udara di Midwest masih berada di antara 5 hingga 8 derajat di atas normal, sementara hujan diramalkan turun di wilayah tersebut pada 2 pekan mendatang dan masih di bawah curah normal.

“Kondisi kekeringan yang parah masih terjadi di sebagian besar wilayah produsen komoditas meski hujan turun di wilayah tanam jagung. Departemen Pertanian AS (USDA) diperkirakan memangkas prediksi produksi bulan depan akibat penurunan panen saat ini,” ujar Luke Mathews, analis komoditas di Commonwealth Bank of Australia.

Analis Dan Cekander dari lembaga riset Newedge USA LLC memperkirakan panen di AS, yang memasok 40% perdagangan jagung dunia, akan turun menjadi 287,7 juta metrik ton, 13% di bawah perkiraan USDA pada 11 Juli dan 23% di bawah perkiraan Juni.

USDA mengatakan 26% tanaman jagung dan 31% tanaman kedelai AS berada dalam kondisi baik pada 22 Juli.

Sementara itu, harga kedelai juga bereli akibat kekeringan terjadi di AS sebagai negara eksportir terbesar dunia sehingga mengganggu pasokan komoditas pangan tersebut. (arh)

 

 

 

 

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper