Kurs Tengah Menguat 69 Poin, Rupiah Unjuk Gigi Lagi di Asia

Bank Indonesia mematok kurs tengah hari ini, Jumat (30/11/2018) di level Rp14.339 per dolar AS, menguat 69 poin atau 0,47% dari posisi Rp14.408 pada Kamis (29/11).
Renat Sofie Andriani | 30 November 2018 11:51 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Bank Indonesia mematok kurs tengah hari ini, Jumat (30/11/2018) di level Rp14.339 per dolar AS, menguat 69 poin atau 0,47% dari posisi Rp14.408 pada Kamis (29/11).

Kurs jual ditetapkan Rp14.411 per dolar AS, sedangkan kurs beli berada di Rp14.267 per dolar AS. Selisih antara kurs jual dan kurs beli adalah Rp144.

Sementara itu, berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau menguat 83 poin atau 0,58% ke level Rp14.300 per dolar AS pada pukul 11.10 WIB.

Nilai tukar rupiah mulai melanjutkan penguatannya dengan dibuka terapresiasi 51 poin atau 0,35% di level Rp14.332 per dolar AS, setelah pada perdagangan Kamis (29/11) rebound dan berakhir melonjak 1% atau 146 poin di level Rp14.383 per dolar AS.

Sepanjang perdagangan pagi ini, rupiah bergerak di kisaran Rp14.277-Rp14.355 per dolar AS.

Penguatan rupiah diikuti rupee India yang terapresiasi 0,22% dan yen Jepang yang menguat tipis 0,07%. Beberapa mata uang lainnya terpantau terdepresiasi, di antaranya ringgit Malaysia dan yuan offshore China yang masing-masing melemah tipis 0,08% dan 0,06%.

Rupiah mampu membukukan penguatan signifikan saat mayoritas mata uang lainnya di Asia diperdagangkan dalam kisaran sempit di tengah penantian pasar atas hasil pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di Buenos Aires.

Trump dan Xi Jinping dijadwalkan akan bertemu pada Sabtu malam (1/12) waktu setempat di sela-sela penyelenggaraan KTT G20 di ibu kota Argentina, Buenos Aires. Pertemuan ini menandai momen penting dalam eskalasi perang perdagangan antara dua negara berkekuatan ekonomi terbesar di dunia tersebut.

Pada saat yang sama, sejumlah pejabat Federal Reserve mengisyaratkan mereka mengadopsi lebih banyak pendekatan fleksibel dalam hal kenaikan tingkat suku bunga secara bertahap setelah kemungkinan adanya penaikan dalam pertemuan kebijakan terakhir tahun ini pada Desember.

“Pertemuan Trump-Xi Jinping akan menjadi kunci untuk pasar Asia, tetapi ada harapan terbatas untuk sebuah terobosan,” kata Khoon Goh, kepala riset Asia di ANZ, seperti dilansir dari Bloomberg.

“Perdamaian dimana kedua belah pihak setuju untuk melanjutkan perundingan dan tidak ada akan ada tarif lebih lanjut yang dikenakan menjadi hasil terbaik yang bisa kita harapkan.”

Sementara itu, indeks dolar AS, yang melacak pergerakan nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama, terpantau lanjut turun 0,020 poin atau 0,02% ke level 96,758 pada pukul 11.03 WIB.

Pergerakan indeks dolar AS sebelumnya dibuka turun tipis 0,018 poin atau 0,02% di level 96,760, setelah pada perdagangan Kamis (29/11) berakhir turun 0,01% atau 0,008 poin di posisi 96,778.

Kurs Transaksi Bank Indonesia (Rupiah)

30 November

14.339

29 November

14.408

28 November

14.535

27 November

14.504

26 November

14.551

SumberBank Indonesia

Tag : kurs tengah bi
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top