Rekomendasi Saham Profindo Sekuritas: Perhatikan 5 Saham Ini

Diperkirakan indeks kemungkinan masih akan bergerak mixed dengan rentang pergerakan 5868 5916. Daham yang dapat diperhatikan adalah CPIN (buy), BBRI (SoS), SAME (buy), ADHI (buy) dan KLBF (buy).
Fajar Sidik | 22 September 2017 08:40 WIB
Pengunjung mengamati papan elektronik yang menunjukkan pergerakan indeks harga saham gabungan 9IHSG), di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (3/8). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA - Bursa Amerika mengakhiri penguatan ke level tertinggi dan ditutup melemah di perdagangan kemarin karena respon investor terhadap hasil pertemuan The Fed yang mengindikasikan akan adanya kenaikan suku
bunga untuk ketiga kalinya.

Hal itu dilakukan meskipun tingkat inflasi masih rendah serta melemahnya saham Apple akibat kekhawatiran permintaan produk terbaru mereka. Dalam pertemuan The Fed selama dua hari tersebut The Fed juga akan mengurangi treasury bond dan morgage backed securities senilai $4.2 triliun di bulan Oktober.

Indeks Dow Jones -0.24%, Nasdaq -0.52% dan S&P 500 -0.30%.
Indeks FTSE 100 berakhir melemah -0.11% meskipun terjadi penguatan pada saham sector perbankan menyusul respon terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga.

Namun terjadi pelemahan pada sector metal dan mining, serta food & drug retailers. Namun indeks lain di Eropa seperti
DAX +0.25%, CAC 40 +0.49% dan Stoxx 600 +0.24%. Indeks juga ditopang dari sentiment dari keputusan The Fed.

Harga minyak ditutup melemah pada penutupan pagi tadi. Fokus investor saat ini tertuju pada pertemuan OPEC yang akan membahas kelanjutan pemangkasan produksi minyak mentah.

IHSG pada perdagangan Rabu kemarin bergerak flat dengan asing masih mencatatkan net sell sebesar Rp45.83 miliar di seluruh pasar. Indeks didorong dari penguatan lima sector yang dipimpin oleh industry dasar +0.93% sedangkan sektor yang mengalami pelemahan paling tajam adalah sektor aneka industry -1.01%.

Saat ini investor menunggu hasil RDG BI yang diperkirakan akan mempertahankan suku bung ajika melihat hasil dari FOMC masih adanya indikasi kenaikan suku bunga AS hingga akhir tahun.

Pada penutupan kemarin indeks membentuk hangingman candle yang mengindikasikan adanya potensi bearish reversal. Indikator stochastic menunjukkan akan deadcross di area jenuh beli sedangkan RSI dan MFI bergerak positif.

Kami perkirakan indeks kemungkinan masih akan bergerak mixed dengan rentang pergerakan 5868 – 5916.

Saham yang dapat diperhatikan adalah CPIN (buy), BBRI (SoS), SAME (buy), ADHI (buy) dan KLBF (buy).

elengkapnya www.profindo.com
DISCLAIMER ON
PT Acset Indonusa Tbk (A

Tag : rekomendasi saham
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top