Binaartha: Rupiah Masih Dipicu Euforia Jangka Pendek dari Investment Grade S&P

Rupiah pada hari ini, Senin (22/5) diperkirakan masih berpeluang menguat sebagai euforia jangka pendek dari peningkatan peringkat investasi Indonesia oleh S&P.
Fajar Sidik | 22 Mei 2017 07:46 WIB
Uang rupiah. - Bloomberg/Brent Lewin

Bisnis.com, JAKARTA - Rupiah pada hari ini, Senin (22/5) diperkirakan masih berpeluang menguat sebagai euforia jangka pendek dari peningkatan peringkat investasi Indonesia oleh S&P.

Mengutip riset Binaartha, berita S&P juga membuat laju Rupiah berada di zona hijau. Pelaku pasar pun merespon positif rilis S&P tersebut.

Tidak hanya itu, kembali melemahnya laju USD seiring dengan kekhawatiran konflik internal pemerintahan Trump turut memberikan imbas positif.

Pergerakan Rupiah yang sebelumnya sempat tertekan dengan melonjaknya permintaan akan mata uang safe haven kini mampu diimbangi dengan berita dari S&P tersebut.

"Sebelumnya kami sampaikan, pelemahan yang cukup signifikan pada laju Rupiah kembali mendapat perhatian seiring dengan aksi jual massif pelaku pasar seiring dengan meningkatnya permintaan atas mata uang safe haven," tulis riset.

Di sisi lain, juga membuka peluang pelemahan lebih lanjut. Oleh karena itu, pelaku pasar pun lebih disarankan untuk berhati-hati terhadap potensi pelemahan lanjutan. Diperkirakan Rupiah akan bergerak dengan kisaran pada kisaran support 13.455 dan resisten 13.410.

Kembali meningkatnya laju Rupiah diharapkan dapat membuka peluang kenaikan lanjutan seiring masih adanya sentiment positif dari S&P tersebut.

Tetap berhati-hati terhadap potensi pembalikan arah seiring kenaikan Rupiah tersebut karena adanya eforia yang bisa saja berkurang dalam jangka pendek. Diperkirakan Rupiah bergerak pada kisaran support 13.442 dan resisten 13.290.

*(Binaartha_Research|Disclm.On)*

 

Tag : Rupiah
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top