Jum'at, 25 April 2014 RSS Feed Videos Photos ePaper English Version

HARGA EMAS 22-26 APRIL: 44% Analis Yakin Naik, 41% Justru Prediksikan Turun

Sutarno   -   Jum'at, 19 April 2013, 14:58 WIB

BERITA TERKAIT

BISNIS.COM, JAKARTA—Harga emas di pasar global untuk transaksi pekan depan, Senin-Jumat 22-26 April 2013 sepertinya masih berada di persimpangan jalan, karena para analis terbelah ke dalam dua kutub pendapat yang berbeda secara tajam.

Prediksi  Harga Emas Global Pekan Depan 22-26 April 2013*

Prediksi

Analis

Harga naik

  44%

Harga turun

41%

Harga stagnan

15%

Sumber: Blommberg       Ket: Survei terhadap 34 analis

Hasil survei Bloomberg terhadap 34 analis menyebutkan 44% dari mereka memperkirakan kenaikan harga, namun 41% justru yakin harga masih melanjutkan tren penurunan.

Lonjakan belanja emas di India dan China diyakini mampu mendongkrak harga emas global pekan depan, Senin-Jumat (22-26 April 2013).

Bombay Bullion Association Ltd memperkirakan volume impor emas di India semester I/2013 melonjak 36% dibandingkan tahun lalu.

Sementara itu, Asosiasi Emas China memaparkan terjadinya lonjakan belenja emas di  Negeri Tirai Bambu Tersebut. Indikatornya adalah lonjakan 3 kali lipat penjualan emas ritel selama 15-16 April lalu.

India dan China dikenal sebagai negara konsumen emas terbesar di dunia, karena lebih dari 50% permintaan emas di dunia selama 2013 terserap di dua negara dengan populasi  penduduk terbesar pertama dan kedua di dunia tersebut.

Itulah yang menjadi  pertimbangan 44% analis yang disurvei Bloomberg untuk memprediksikan kenaikan harga emas pekan depan untuk transkasi  Senin-Jumat 22-26 April 2013.

Namun, sebanyak 41% analis justru berpendapat sebaliknya, karena harga emas pekan depan diperkirakan masih melanjutkan tren penurunan.

Adrian Day, Presiden Adrian Day Asset Management dari Annapolis Maryland, mencoba melihat faktor secara lebih global tidak sebatas mengandalkan fenome di India dan China.

Bagi dia, merosotnya harga emas bulan ini merupakan hal yang di luar perkiraan dan telah merusak psikologi pasar dengan sangat telak.

"Dalam kondisi seperti itu, kita tidak akan melihat pemulihan harga secepat anjloknya harga emas bulan ini," ujarnya seperti dikutip Bloomberg.

Dalam posisi dua kutub pendapat yang sangat frontal tersebut, paling aman bagi para investor adalah menunggu dan melihat.

Pergerakan harga emas Senin 22 April 2013 mungkin bisa menjadi pijakan untuk mengambil sikap dalam bertransaksi pekan depan.


Editor : Sutarno

Berlangganan Epaper Bisnis Indonesia Cuma Rp10 Juta Seumur Hidup, Mau? Klik disini!
 

Bisnis Indonesia Writing Contest berhadiah utama Mobil Daihatsu Ayla mulai menayangkan tulisan peserta 1 April 2014. Ayo “Vote & Share” sebanyak-banyaknya DI SINI.

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.