Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

PAMA Andalkan Alat Berat Teknologi Hybrid, Tekan Ongkos Operasional

Produk alat berat hybrid menunjang produktivitas, hingga memiliki efisiensi yang tinggi,
PAMAPERSADA Social Responsibility & General Service (SRGS) Division Head PT. Pamapersada Nusantara TH Puguh Sasetyo memberikan paparan saat berkunjung ke kantor redaksi Bisnis Indonesia di Jakarta, Rabu (27/3/2024).
PAMAPERSADA Social Responsibility & General Service (SRGS) Division Head PT. Pamapersada Nusantara TH Puguh Sasetyo memberikan paparan saat berkunjung ke kantor redaksi Bisnis Indonesia di Jakarta, Rabu (27/3/2024).

Bisnis.com, JAKARTA — PT Pamapersada Nusantara (PAMA) melakukan efisiensi terhadap bahan bakar minyak (BBM) dengan menggunakan alat berat berteknologi hybrid.

Security & External Relations Department Head Pamapersada Nusantara, Gunawan Setiadi mengatakan perseroan sudah melakukan trial untuk alat berat Hydraulic Excavator teknologi hybrid yang sekarang masuk tahap implementasi.

Meski demikian, saat ini hanya tersedia 1 unit Komatsu PC200-10M0 CE yang masih diimpor dari Jepang untuk digunakan operasional tambang batu bara di Kalimantan Tengah.

Dia pun menyebut sepanjang produk alat berat hybrid tersebut bisa menunjang produktivitas, hingga memiliki efisiensi yang tinggi, maka bukan tidak mungkin PAMA mulai gencar menerapkan teknologi tersebut.

“[Hal] itu menjadi peluang juga karena kita udah bukan trial tapi implementasi PC200-10M0 CE. Kebetulan kami punya pembangkit listrik ya, sehingga sources ada juga,” katanya saat mengunjungi kantor Bisnis Indonesia, Rabu (27/3/2024).

Dirinya memang masih belum bisa menyebutkan kapasitas produksi dari unit tersebut, tetapi menurutnya jumlah tersebut tidak jauh berbeda dari produk yang masih menggunakan BBM.

PT United Tractors Tbk. (UNTR) tercatat menjual sebanyak 825 unit Komatsu pada Januari-Februari 2023. Penjualan ini turun 33,03% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar 1.232 unit.  

Berdasarkan laporan bulanan yang dikutip Kamis (21/3/2024), penjualan alat berat ke sektor pertambangan mendominasi hingga akhir Februari 2023, yakni sebesar 68% dari total penjualan.  

Kemudian disusul penjualan ke sektor konstruksi 12%, sektor kehutanan sebesar 10%, dan sektor perkebunan 10% penjualan. Sementara itu, market share Komatsu secara year to date pada Februari 2023 adalah sebesar 30%.  

Adapun pada bulan Februari saja, UNTR mencatatkan 307 unit penjualan Komatsu, turun dari Januari 2024 sebesar 518 unit Komatsu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper