Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Indeks Bisnis-27 Dibuka Melemah, Saham AMRT, BMRI, & ADRO Justru Cuan

Indeks Bisnis-27 dibuka melemah ke level 591,12 pada hari ini, Kamis (21/12/2023). Meski begitu, saham AMRT, BMRI, & ADRO justru terpantau cuan pagi ini.
Pegawai beraktivitas di dekat layar yang menampilkan data saham di PT Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Rabu (2/8/2023). Bisnis/Himawan L Nugraha
Pegawai beraktivitas di dekat layar yang menampilkan data saham di PT Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Rabu (2/8/2023). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Bisnis-27 dibuka melemah pada hari ini, Kamis (21/12/2023). Di tengah pelemahan ini, saham AMRT, BMRI, dan ADRO terpantau menguat.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pukul 09.02 WIB, indeks hasil kerja sama Bursa dengan Bisnis Indonesia ini melemah 0,12% atau 0,72 poin menuju level 591,12.

Dari total 27 konstituen yang masuk dalam Indeks Bisnis-27, sebanyak 9 saham parkir di zona hijau, sementara 12 saham menurun, dan 6 saham jalan di tempat alias stagnan.

Saham yang menguat pada pembukaan perdagangan hari ini dipimpin oleh PT Sumber  Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) yang naik 1,06% menjadi Rp2.850, kemudian disusul saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) naik 0,84% menuju level Rp5.975.

Selanjutnya, saham PT Adaro Energy Indonesia Tbk. (ADRO) menguat 0,78% menuju Rp2.600 per lembar, lalu saham PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk. (MTEL) naik 0,70% ke Rp720, dan saham PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) menguat 0,58% ke Rp3.480.

Adapun pelemahan indeks dipimpin oleh saham PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (INKP) yang menurun 1,49% ke level Rp8.275 per saham, kemudian disusul saham PT Astra International Tbk. (ASII) melemah 1,33% menuju posisi Rp5.550.

Selain itu, saham PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA) turun 0,69% ke posisi Rp1.440 per lembar, saham PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG) melemah 0,48% menuju Rp2.080, dan saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) terkoreksi 0,45% ke Rp1.100.

Di sisi lain, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 0,07% menuju level 7.214,36. Sebanyak 156 saham bertengger di zona hijau, lalu 142 saham menurun, dan 226 saham stagnan. Total market cap tercatat Rp11.622,60 triliun.

Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova mengatakan pada perdagangan Rabu (20/12/2023), IHSG menguat 0.44% ke level 7.219.66, setelah menembus ke atas 7.255 namun ditutup di bawah level tersebut dengan candle spinning top yang menandakan adanya konsolidasi.

"Maka dari itu, hari ini IHSG diperkirakan melanjutkan fase uptrend wave iii menuju 7255," ujar Ivan dalam risetnya, Kamis (21/8/2023).

Pada perdagangan hari ini, IHSG diprediksi memiliki level support di kisaran 7.196 hingga 7.000. Adapun, level resisten di kisaran 7.225 hingga 7.356. Sementara itu, Berdasarkan indikator, MACD dalam kondisi netral.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper