Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Austindo (ANJT) Ekspor Edamame ke India

PT Austindo Nusantara Jaya Tbk. (ANJT), sukses mengekspor edashi dan mukimami (edamame kupas) ke India.
PT Austindo Nusantara Jaya Tbk. (ANJT), sukses mengekspor edashi dan mukimami (edamame kupas) ke India. /istimewa
PT Austindo Nusantara Jaya Tbk. (ANJT), sukses mengekspor edashi dan mukimami (edamame kupas) ke India. /istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten perkebunan PT Austindo Nusantara Jaya Tbk. (ANJT), sukses mengekspor edashi dan mukimami (edamame kupas) ke India. Hal ini merupakan pencapaian baru ANJT dalam mengekspor edamame di kuartal II/2023.

Edashi sendiri merupakan brand edamame yang diproduksi oleh PT Gading Mas Indonesia Teguh (GMIT), yang merupakan anak usaha dari ANJT.

Direktur Utama GMIT Imam Wahyudi mengatakan, volume penjualan edamame beku merk Edashi selama tujuh bulan pada 2023 telah tumbuh 7 kali lipat dibandingkan periode yang sama pada 2022.

"Kami bangga dapat kembali mengekspor edamame ke India. Langkah besar ini bukanlah yang pertama kali bagi GMIT. Pada Maret 2021, kami memulai ekspor edamame beku ke Jepang, membuktikan kualitas produk kami mampu memenuhi persyaratan ketat pasar internasional. Kami yakin bahwa produk edamame Indonesia memiliki potensi tinggi untuk menembus pasar global," ujar Imam dalam siaran pers senin (4/9/2023). 

Saat ini GMIT, tengah berkomitmen untuk mengembangkan industri edamame di Indonesia sekaligus memperluas jaringan pasar ekspornya. India merupakan negara yang memiliki pasar berpotensial untuk produk edamame Indonesia, serta didorong oleh meningkatnya permintaan konsumen India akan produk-produk makanan sehat.

Dengan lahan pabrik seluas 1,7 Ha yang telah dilengkapi dengan fasilitas modern, GMIT giat memproduksi edamame berkualitas tinggi, dengan kapasitas produksi terpasang 8.000 ton per tahun, dan produk sayuran beku dengan kapasitas proses Individual Quick Freezing sebesar 3 ton/jam.

Produk edamame yang dihasilkan oleh GMIT, telah melewati proses kontrol kualitas yang sangat ketat, sesuai dengan standar internasional dan nasional. Berbagai sertifikasi bergengsi, yang menjamin keamanan dan kualitas produk, seperti BRC, ISO 22000, Kosher, FDA, BPOM, dan sertifikasi Halal MUI telah dimiliki GMIT.

Bagi Imam, dengan pencapaian yang diraih ANJT saat ini, telah membuktikan komitmen perseroan untuk memproduksi pangan berkualitas tinggi yang tidak hanya memenuhi standar internasional, tetapi juga memberdayakan petani lokal melalui kolaborasi yang berkelanjutan.

Dalam kegiatan operasionalnya, GMIT menggunakan model kolaborasi, dengan memberikan pelatihan agronomi, serta pendampingan lapangan kepada para petani lokal di Jember, Jawa Timur untuk mempertahankan dan meningkatkan hasil dan kualitas edamame.

"Kami berharap bahwa capaian ini akan menjadi awal dari langkah-langkah lebih lanjut dalam meningkatkan ekspor edamame berkualitas tinggi, serta berkontribusi positif terhadap perekonomian nasional. Ke depan kami akan melakukan penetrasi pasar ke negara-negara di Eropa dan kawasan Timur Tengah. Selain itu, pasar Asia juga masih menjadi sasaran utama. Selain Jepang, kami akan melakukan perluasan ke Singapura dan Malaysia," tutup Imam. (Muhammad Omar Adibaskoro)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Redaksi
Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper