Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Astra (ASII) Akuisisi Pengelola Hotel Mandarin Bundaran HI Rp1,27 Triliun

Astra melalui anak usahanya Astra Land Indonesia mengakuisisi saham pengelola Mandarin Oriental Hotel dengan nilai transaksi Rp1,27 triliun.
Menara Astra./Istimewa
Menara Astra./Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten konglomerasi PT Astra International Tbk. (ASII) melalui entitas anaknya PT Astra Land Indonesia (ALI) mengakuisisi Jaya Mandarin Agung (JMA) dengan nilai keseluruhan transaksi US$85 juta atau setara Rp1,27 triliun (kurs Jisdor Rp15.018 per dolar AS). Jaya Mandarin Agung merupakan pengelola dari Mandarin Oriental Hotel di kawasan Thamrin, Jakarta. 

ALI mengakuisisi sebanyak 96,923 persen saham dari seluruh modal ditempatkan dan disetor di JMA yang dimiliki Mandarin Oriental Holdings B.V. (MOH) dengan total harga pembelian sebesar US$49,77 juta. 

ALI juga mengakuisisi piutang sehubungan dengan pinjaman yang diberikan oleh Mandarin Oriental Hotel Group Limited (MOHGL) kepada JMA sebesar US$35,23 juta berdasarkan Perjanjian Penjualan dan Novasi tanggal 27 Juni 2023.

"ALI bermaksud melakukan transaksi sebagai bagian dari pengembangan bisnis ALI," tulis Manajemen Astra International dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (5/7/2023). 

Manajemen melanjutkan, transaksi ini dilakukan karena aset properti yang dimiliki JMA berada di lokasi yang strategis, yakni Bundaran HI Jakarta. Manajemen melihat transaksi ini menjadi peluang yang menarik bagi pengembangan bisnis ALI. 

"Pengembangan bisnis ALI nantinya dapat memberikan nilai tambah bagi ASII sebagai pemegang saham tidak langsung dari ALI," kata ASII. 

Transaksi ini dilakukan ALI dan pihak terkait pada tanggal 27 Juni 2023. 

Sebagai informasi, sebelum transaksi, susunan pemegang saham JMA sebanyak 96,923 persen saham dimiliki oleh Mandarin Oriental Holdings B.V., yang terdiri dari 7.900 saham Seri A, 5.583 saham Seri B, 3.950 saham Seri C, dan 55.560 saham Seri D.

Lalu, pemegang saham lainnya yang tidak terafiliasi adalah sebanyak 3,077 persen saham atau sebanyak 2.317 saham Seri B. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper