Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG Dibuka Fluktuatif, Saham GOTO, TLKM & ASII Justru Menguat

Sebanyak 159 emiten mengawali perdagangan di zona hijau, 116 emiten di zona merah, dan 227 lainnya stagnan pada awal pembukaan IHSG hari ini.
Karyawan beraktivitas di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di kantor PT Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Senin (6/3/2023). Bisnis/Suselo Jati
Karyawan beraktivitas di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di kantor PT Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Senin (6/3/2023). Bisnis/Suselo Jati

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka fluktuatif dan mengawali perdagangan Selasa (16/5/2023) ke zona hijau di 6.726,19 setelah sempat tertekan dan menyentuh zona 6.600-an pada perdagangan kemarin.

IHSG menguat 0,22 persen pada pembukaan dan sempat menyentuh level terendah 6.718,00 sesaat setelah pembukaan. Sampai pukul 09.01 WIB, sebanyak 159 emiten mengawali perdagangan di zona hijau, 116 emiten di zona merah, dan 227 lainnya masih bertengger di harga yang sama dibandingkan dengan penutupan kemarin.

Indeks-indeks sektoral dibuka bervariasi dengan kenaikan tertinggi pada sektor teknologi sebesar 0,52 persen dan disusul sektor infrastruktur sebesar 0,30 persen, sektor finansial menguat 0,27 persen dan kesehatan naik 0,21 persen pada pembukaan.

Sementara itu, beberapa sektor yang melemah di antaranya adalah energi dengan koreksi 0,66 persen, kemudian transportasi melemah 0,30 persen dan properti turun 0,25 persen.

Di jajaran saham-saham berkapitalisasi besar, saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) memimpin kenaikan dengan penguatan 0,85 persen ke Rp118 sampai pukul 09.05 WIB. Selanjutnya PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) naik 0,75 persen ke Rp4.010 dan PT Astra International Tbk. (ASII) naik 0,39 persen.

Emiten Low Tuck Kwong PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) tercatat melemah 1,46 persen ke Rp18.600. Kemudian PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. (TPIA) mengawali perdagangan di zona Merah dengan koreksi 0,88 persen sehingga di harga Rp2.250.

Beberapa emiten yang juga melemah pada saat pembukaan adalah UNVR, BMRI, dan BBRI dengan koreksi masing-masing sebesar 0,67 persen, 0,50 persen dan 0,49 persen.

Phintraco Sekuritas dalam riset hariannya menyebutkan penguatan mayoritas indeks global pada Senin (15/5/2023) berpotensi memicu technical rebound IHSG ke 6.750 jika bertahan di atas 6.700 di Selasa (16/5)/2023. Secara teknikal, potensi rebound didukung oleh terbentuknya pola hammer pada Senin kemarin.

Dari dalam negeri, Neraca Perdagangan Indonesia (NPI) kembali surplus US$3,94 milia pada April 2023. Namun terjadi penurunan nilai ekspor 29,4 persen YoY dan nilai impor terkoreksi 22,31 persen YoY yoy). Kondisi ini berpotensi memicu berlanjutnya rotasi ke sektor terkait barang konsumer.

Dari eksternal, sinyal dari US Treasury Secretary Janet Yellen membangun optimisme pasar terhadap potensi resolusi masalah batas utang di AS dalam waktu dekat. Masih dari eksternal, China akan merilis Retail Sales dan Unemployment Rate per April 2023 pada Selasa (16/5/2023).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper