Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Sri Mulyani Raup Rp20 Triliun dari Lelang 7 SUN, Ini Rinciannya!

Simak rincian lelang 7 surat utang negara (SUN) yang sukses diraup Menkeu Sri Mulyani sebesar Rp20 triliun.
Karyawan mencari informasi tentang obligasi di Jakarta, Rabu (17/7/2019)./Bisnis-Abdullah Azzam
Karyawan mencari informasi tentang obligasi di Jakarta, Rabu (17/7/2019)./Bisnis-Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Keuangan Sri Mulyani memutuskan untuk memenangkan permintaan sebesar Rp20 triliun atas lelang tujuh surat utang negara (SUN) pada lelang pada Selasa (28/2/2023).

Ketujuh surat utang yang dilelang adalah seri SPN03230531 (new issuance), SPN12240229 (new issuance), FR0095 (reopening), FR0096 (reopening), FR0098 (reopening), FR0097 (reopening) dan FR0089 (reopening) melalui sistem lelang Bank Indonesia. 

Direktur SUN Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Deni Ridwan menyampaikan minat investor masih solid yang tecermin dari total penawaran sebesar Rp45,97 triliun atau dua kali dari target indikatif sebelumnya. 

Menurut Deni, hal itu didorong oleh sikap optimistis investor atas menguatnya perekonomian Indonesia untuk tahun 2022 yang tercatat sebesar 5,31 persen secara tahunan. Raihan ini lebih tinggi dari pertumbuhan tahun sebelumnya, yakni 3,70 persen year-on-year (yoy). 

“Dengan mempertimbangkan yield SBN yang wajar di pasar sekunder, rencana kebutuhan pembiayaan tahun 2023, dan positifnya kinerja APBN per akhir Januari 2023, serta kondisi kas negara terkini, pemerintah memutuskan untuk memenangkan permintaan sebesar Rp20 triliun pada lelang hari ini,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Deni memerinci inflow investor asing pada lelang SUN terus berlanjut, ditandai dengan penawaran yang masuk Rp6,79 triliun atau naik dari Rp6,55 triliun pada lelang sebelumnya. 

Jumlah penawaran yang masuk atau incoming bids dari investor asing mayoritas pada seri SUN tenor 5 dan 10 tahun, yaitu Rp5,1 triliun atau 75,11 persen dari total incoming bids investor asing dan dimenangkan sebesar Rp2,9 triliun atau 14,5 persen dari total pemenang lelang.

Selain itu, permintaan investor masih dominan pada seri SUN tenor 5 dan 10 tahun dengan jumlah penawaran yang masuk mencapai 55,87 persen dari total incoming bids dan 62 persen dari total awarded bids.

Incoming bids dan awarded bids terbesar pada tenor 10 tahun yaitu Rp15,21 triliun [33,1 persen dari total incoming bids] dan Rp8,25 triliun [41 persen dari total awarded bids],” kata Deni. 

Sementara itu, Weighted Average Yield (WAY) bergerak naik 5 hingga 18 basis poin (bps) apabila dibandingkan dengan level WAY pada lelang sebelumnya. 

Deni menuturkan kenaikan terbesar terjadi pada seri SUN tenor 5 tahun yaitu sebesar 18 bps. Kenaikan tersebut dipengaruhi priced-in dari investor atas rilis data ekonomi Amerika Serikat (AS), yang mendukung potensi kenaikan Fed Fund Rate pada FOMC meeting berikutnya. 

Sesuai dengan kalender penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) tahun 2023, lelang penerbitan SUN selanjutnya akan dilaksanakan pada 14 Maret mendatang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper