Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Saham GOTO Mendadak Naik 10,48 Persen, Jadi Saham Teraktif di BEI

Setelah akhir pekan lalu terkoreksi, saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. kembali rebound 10,48 persen
Pegawai mengamati layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (27/10/2022). Bisnis/Himawan L Nugraha
Pegawai mengamati layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (27/10/2022). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Setelah akhir pekan lalu terkoreksi, saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. kembali rebound 10,48 persen pada perdagangan Senin (13/2/2023). 

Berdasarkan data statistik BEI, GOTO memimpin perdagangan sebagai top volume, top turnover, dan top frequency.

Pada kemarin saham GOTO sempat dibuka pada zona merah, tapi dapat loncat ke level Rp111 atau meningkat 5,71 persen. Volume transaksi pada 10 menit awal perdagangan sesi pagi itu langsung tembus Rp300 miliar. Setelah bergerak fluktuatif saham GOTO kembali menguat dan menyentuh di level Rp117, sebelum turun di Rp116 hingga sesi 1 berakhir.

Pada sesi II, saham GOTO terus bertahan di zona hijau pada rentang harga Rp113-Rp117, dan ditutup pada level Rp116, meningkat 11 poin atau 10,48% dibandingkan penutupan pada Jumat pekan lalu di Rp105.

Transaksi perdagangan GOTO pada hari ini mencatatkan volume yang sangat besar dengan jumlah 10,24 miliar saham berpindah tangan senilai Rp1,12 triliun. Sementara itu frekuensi perdagangan mencapai 50.980 kali. Dengan volume tersebut, GOTO mencatatkan diri sebagai Top Volume dan Top Turnover. Adapun untuk frekuensi, GOTO tercatat sebagai nomor 2 tertinggi.

Direktur Equator Swarna Capital Hans Kwee mengatakan masih ada ruang penguatan bagi saham GOTO, bila dilihat dari sisi fundamental.

Pasalnya, banyak perusahan teknologi termasuk GOTO banyak melakukan efisiensi sehingga kinerjanya bisa membaik. Hal ini terlihat dari saham-saham teknologi yang rata-rata menguat. Bukan hanya di Indonesia, tetapi juga terlihat di Hang Seng Hong Kong, Kospi Korea, dan juga di Amerika Serikat.

“Kemudian untuk GOTO juga, karena mereka sudah melakukan berbagai aktivitas, seperti efisiensi karyawan, dia mengenakan biaya administrasi, dan beberapa hal dilakukan untuk menaikan kinerjanya,” ujar Hans Kwee.

Menurut Hans, tidak mudah untuk menentukan harga yang wajar bagi GOTO karena metode valuasinya berbeda. Namun, tutur dia, salah satu keunggulan GOTO adalah perusahan yang sudah besar dan memiliki banyak pelanggan dan mitra.

“Yang harus kita tahu industri teknologi sudah terkunci, kalau mau buat yang baru, founder ataupun investor sudah tidak mau membiayai perusahaan baru dan tidak mudah membuat perusahaan sebesar GOTO,” ujarnya sambil menambahkan bahwa saham GOTO masih menarik untuk investasi jangka panjang.

Pada pekan lalu, saat memaparkan agenda RUPSLB ke sejumlah jurnalis, CEO GOTO Andre Soelistyo menegaskan strategi bakar uang atau promosi secara berlebihan akan dikurangi. Cara tersebut sudah menjadi cerita masa lalu dan perusahaan kini lebih fokus pada bottom line demi mempercepat profit. 

Untuk mencapai profit, GOTO akan menerapkan sejumlah strategi secara simultan. Antara lain menggenjot revenue dengan menciptakan sumber pendapatan baru, monetisasi yang dikombinasi dengan cross selling antar unit bisnis dan meningkatkan efisiensi baik di sisi biaya operasional maupun biaya promosi. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Pandu Gumilar
Editor : Pandu Gumilar
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper