Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Saham Sektor Teknologi Menguat Kala Suku Bunga Bank Indonesia Naik, Kenapa?

Peningkatan suku bunga acuan Bank Indonesia diperkirakan dapat memberikan harapan ke beberapa sektor saham di pasar modal seperti saham teknologi.
Pegawai mengamati layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (27/10/2022). Bisnis/Himawan L Nugraha
Pegawai mengamati layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (27/10/2022). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mengumumkan kenaikan suku bunga acuan sebesar 25 basis points (bps) menjadi 5,5 persen hari ini, Kamis (22/12/2022). Peningkatan suku bunga acuan ini diperkirakan dapat memberikan harapan ke beberapa sektor saham di pasar modal seperti saham teknologi.

Head of Research Jasa Utama Capital Sekuritas Cheril Tanuwijaya mengatakan peningkatan suku bunga BI telah sesuai dengan perkiraan mayoritas pelaku pasar, yakni 25 bps.

"Jadi, pasar merespon positif, tetapi optimisme pasar masih terbatas karena masih mencerna proyeksi ekonomi dan kebijakan BI," kata Cheril kepada Bisnis, Kamis (22/12/2022).

Sebagaimana diketahui, pasar merespon positif terhadap peningkatan suku bunga acuan BI, dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang melanjutkan penguatannya sebesar 3,7 poin atau 0,06 persen ke level 6.824.

Cheril melanjutkan, peningkatan suku bunga BI ini memberikan sentimen positif terhadap beberapa saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Saham-saham yang terkena dampak positif tersebut berasal dari sektor keuangan, yang menurut Cheril masih menjadi pilihan, khususnya saham-saham bank besar.

"Saham yang mendapatkan sentimen positif dari kenaikan suku bunga adalah perbankan. Jadi sektor finansial masih menjadi pilihan, khususnya saham bank besar, bukan saham bank digital karena valuasinya sudah mahal," ucapnya.

Dia menjelaskan suku bunga acuan yang semakin meningkat akan menambah beban keuangan saham-saham sektor teknologi dan infrastruktur. Akan tetapi, janji Bank Indonesia yang tidak akan menaikkan suku bunga agresif di masa depan memberikan harapan bagi dua sektor tersebut.

"Sehingga justru hari ini saham  sektor teknologi menguat paling besar," tutur Cheril.

Adapun pada penutupan perdagangan hari ini, Indeks sektoral teknologi atau IDXTECHNO ditutup menguat paling tinggi, dengan naik 1,71 persen setelah pengumuman peningkatan suku bunga acuan BI. IDXINDUSTRY menyusul di belakangnya dengan menguat 1 persen, dan IDXTRANS juga menguat 0,84 persen.

Sementara itu, dua indeks sektoral mengalami pelemahan hari ini, yakni IDXBASIC dengan pelemahan 0,6 persen dan IDXNONCYCLICAL yang turun 0,25 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper