Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv
Live

Pergerakan Harga Emas Hari Ini Terguncang Protes Lockdown di China

Masalah virus Covid-19 di Tiongkok yang meningkat dan ditambah lagi protes terhadap kebijakan zero Covid pemerintah akan semakin memperkuat pesimisme pasar.
Farid Firdaus
Farid Firdaus - Bisnis.com 28 November 2022  |  16:16 WIB
Pergerakan Harga Emas Hari Ini Terguncang Protes Lockdown di China
Emas batangan 24 karat ukuran 1oz atau 1 ons, setara 28,34 gram. Harga emas mengalami pergerakan ekstrim pada pekan ini yang mana sempat turun ke level US1.800 per ons beberapa hari setelah memecahkan rekor harga tertinggi. - Bloomberg
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Harga emas acuan global hari ini akan dipengaruhi sentimen prospek kenaikan suku bunga yang lebih kecil oleh Federal Reserve AS dan protes lockdown Covid-19 di China.

Berdasarkan data Bloomberg, Senin (28/11/2022) pada 09.40 WIB, harga emas spot turun 0,31 persen atau 5,42 poin ke US$1.749,51 per troy ounce. Sementara itu, emas Comex kontrak Februari 2023 melemah 0,32 persen atau 5,60 poin ke US$1.763,20 per troy ounce.

Tim analis Monex Investindo Futures menjelaskan, masalah virus Covid-19 di Tiongkok yang meningkat dan ditambah lagi protes terhadap kebijakan zero Covid pemerintah akan semakin memperkuat pesimisme pasar. Hal ini berpeluang tidak mampu memberikan dorongan kenaikan terhadap harga emas.

“Tiongkok melaporkan kasus harian Covid-19 yang tertinggi sepanjang masa dengan hampir 40.000 penularan baru pada hari Sabtu. Negara naga ini telah menggunakan kebijakan ketat untuk membatasi penyebaran virus tetapi hasilnya sejauh ini belum positif,” tulis riset Monex, Senin (28/11/2022).

Adapun, terjadi kebakaran mematikan di sebuah gedung diduga terkait dengan tindakan karantina ketat yang disebabkan virus dan mengakibatkan protes massal di Beijing dan Shanghai.

Pada bagian lain, lanjut Monex, notula rapat The Fed menunjukkan bahwa beberapa anggota bank sentral AS merasa tepat untuk memperlambat laju kenaikan suku bunga, untuk mengukur dampak ekonomi dari kenaikan suku bunga yang tajam tahun ini. Hal ini menunjukkan tekanan yang relatif lebih rendah pada pasar logam dalam waktu dekat.

“Tetapi suku bunga AS masih pada level yang terakhir terlihat selama krisis keuangan 2008, dan diperkirakan akan mencapai puncaknya pada level yang jauh lebih tinggi,” jelas Monex.

16:09 WIB

Emas Comex dan spot kompak naik

Emas spot berbalik menguat 0,42 persen atau 7,33 poin ke US$1.762,26 per troy ounce pada 14.07 WIB.

Sementara itu, emas Comex kontrak Februari 2023 naik 0,29 persen atau 5,20 poin ke US$1.774,00 per troy ounce. 

13:50 WIB

Emas spot turun 0,19 persen

Emas spot turun 0,19 persen atau 3,26 poin ke US$1.751,67 per troy ounce pada 13.46 WIB.

Sementara itu, emas Comex kontrak Februari 2023 ambles 0,11 persen atau 2 poin ke US$1.766,80 per troy ounce. 

11:58 WIB

Emas Comex turun 0,20 persen

Harga emas spot anjlok 0,19 persen atau 3,39 poin ke US$1.751,54 per troy ounce pada 11.56 WIB.

Sementara itu, emas Comex kontrak Februari 2023 turun 0,20 persen atau 3,60 poin ke US$1.765,20 per troy ounce. 

10:46 WIB

Emas spot dan Comex kompak turun

Harga emas spot melemah 0,29 persen atau 5,15 poin ke US$1.749,78 per troy ounce pada 10.45 WIB.

Sementara itu, emas Comex kontrak Februari 2023 turun 0,26 persen atau 4,60 poin ke US$1.764,20 per troy ounce. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Harga Emas Hari Ini harga emas comex logam mulia china federal reserve
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top