Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

OPEC Pangkas Produksi Minyak, IHSG Bakal Kena Imbas Hari Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan bergerak berfluktuatif diperangruhi pemangkasan minyak OPEC+ pada perdagangan Kamis (6/10/2022).
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan indeks saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (12/9/2022). Bisnis/Fanny Kusumawardhani
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan indeks saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (12/9/2022). Bisnis/Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan bergerak berfluktuatif diperangruhi pemangkasan minyak OPEC+ pada perdagangan Kamis (6/10/2022).

Tim Riset Phintraco Sekuritas mengatakan, IHSG sempat uji resistance 7.130 pada Rabu (5/10/2022), sebelum ditutup flat pada level 7.075 atau naik 0.04 persen. Dengan pergerakan tersebut, IHSG membentuk pola inverted hammer.

"Pembentukan pola tersebut memperkuat proyeksi fluktuasi IHSG pada rentang 7.050-7.130 hari ini," tulis tim riset Phintraco Sekuritas, Kamis (6/10/2022).

Sentimen datang dari rencana OPEC+ untuk memangkas produksi hingga 2 juta barel per hari di November 2022 dikhawatirkan kembali meningkatkan tekanan inflasi, terutama di AS dan Eropa. Hal ini memicu koreksi pada mayoritas indeks di Eropa pada Rabu (5/10/2022) sore WIB.

Terkait hal tersebut, kekhawatiran bahwa ECB dan the Fed akan tetap agresif dalam beberapa pertemuan kedepan kembali meningkat.

Meski demikian, kecenderungan rebound nilai tukar Rupiah berlanjut. Nilai tukar Rupiah menguat 0,36 persen ke Rp15.190 per US$ di Rabu (5/10/2022) sore.

"Penguatan nilai tukar Rupiah dapat meredam tekanan bagi BI untuk kembali menaikan suku bunga acuan di Oktober 2022," katanya.

Dengan demikian, Phintraco Sekuritas merekomendasikan investor dapat melakukan speculative buy untuk memanfaatkan potensi rebound pada saham-saham rate-sensitive, terutama ADHI, PTPP, WIKA, WSKT, GOTO dan BUKA. Saham lain yang dapat diperhatikan, meliputi SCMA, INCO, AKRA dan BRPT.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper