Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

OPEC Pangkas Produksi Minyak, IHSG Bakal Kena Imbas Hari Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan bergerak berfluktuatif diperangruhi pemangkasan minyak OPEC+ pada perdagangan Kamis (6/10/2022).
Annisa Kurniasari Saumi
Annisa Kurniasari Saumi - Bisnis.com 06 Oktober 2022  |  08:10 WIB
OPEC Pangkas Produksi Minyak, IHSG Bakal Kena Imbas Hari Ini
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan indeks saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (12/9/2022). Bisnis - Fanny Kusumawardhani
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan bergerak berfluktuatif diperangruhi pemangkasan minyak OPEC+ pada perdagangan Kamis (6/10/2022).

Tim Riset Phintraco Sekuritas mengatakan, IHSG sempat uji resistance 7.130 pada Rabu (5/10/2022), sebelum ditutup flat pada level 7.075 atau naik 0.04 persen. Dengan pergerakan tersebut, IHSG membentuk pola inverted hammer.

"Pembentukan pola tersebut memperkuat proyeksi fluktuasi IHSG pada rentang 7.050-7.130 hari ini," tulis tim riset Phintraco Sekuritas, Kamis (6/10/2022).

Sentimen datang dari rencana OPEC+ untuk memangkas produksi hingga 2 juta barel per hari di November 2022 dikhawatirkan kembali meningkatkan tekanan inflasi, terutama di AS dan Eropa. Hal ini memicu koreksi pada mayoritas indeks di Eropa pada Rabu (5/10/2022) sore WIB.

Terkait hal tersebut, kekhawatiran bahwa ECB dan the Fed akan tetap agresif dalam beberapa pertemuan kedepan kembali meningkat.

Meski demikian, kecenderungan rebound nilai tukar Rupiah berlanjut. Nilai tukar Rupiah menguat 0,36 persen ke Rp15.190 per US$ di Rabu (5/10/2022) sore.

"Penguatan nilai tukar Rupiah dapat meredam tekanan bagi BI untuk kembali menaikan suku bunga acuan di Oktober 2022," katanya.

Dengan demikian, Phintraco Sekuritas merekomendasikan investor dapat melakukan speculative buy untuk memanfaatkan potensi rebound pada saham-saham rate-sensitive, terutama ADHI, PTPP, WIKA, WSKT, GOTO dan BUKA. Saham lain yang dapat diperhatikan, meliputi SCMA, INCO, AKRA dan BRPT.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG opec rekomendasi saham
Editor : Pandu Gumilar
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top