Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Saham Agensi Boy Band BTS Terjun Bebas, Kapitalisasi Pasar Lenyap Rp152 Triliun

Saham Hybe Co. turun sebanyak 7,9 persen sehingga diperdagangkan serendah 129.000 won pada Rabu di Bursa Efek Korea Selatan.
Farid Firdaus
Farid Firdaus - Bisnis.com 28 September 2022  |  13:33 WIB
Saham Agensi Boy Band BTS Terjun Bebas, Kapitalisasi Pasar Lenyap Rp152 Triliun
Penampilan Boyband BTS di panggung Grammy Awards 2022 - Billboard
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Saham Hybe Co., agensi yang menaungi boy band K-pop BTS ambruk ke bawah harga penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham, untuk pertama kali. Pelemahan ini memperpanjang penurunan kapitalisasi pasar Hybe Co. yang lenyap sekitar US$10 miliar atau setara Rp152,47 triliun dari posisi puncaknya.

Mengutip Bloomberg, Rabu (28/9/2022), saham Hybe Co. turun sebanyak 7,9 persen sehingga diperdagangkan serendah 129.000 won pada Rabu di Bursa Efek Korea Selatan. Posisi ini di bawah harga debutnya yang sebesar 135.000 won.

Saham Hybe Co. telah merana sejak terjun bebas pada Juni 2022 ketika boy band BTS membuat pengumuman mengejutkan untuk beralih ke proyek solo, ditambah lagi dengan tenggat waktu para anggota BTS untuk memenuhi kewajiban dinas militer.

Seperti diketahui, wajib militer menjadi kewajiban bagi semua pria Korea Selatan di atas usia tertentu. Kewajiban ini muncul di tengah tensi politik nasional yang panas setelah pemerintah setempat melontarkan gagasan jajak pendapat akhir Agustus.

Saat proposal usulan itu dibatalkan dalam beberapa hari setelah reaksi publik, spekulasi yang tersisa adalah BTS mungkin diizinkan untuk tetap tampil sebagai boy band, tetapi harga saham Hybe Co justru bergerak liar.

Dalam sembilan tahun sejak debut mereka, BTS telah memecahkan rekor hits dan penayangan video, termasuk akumulasi tercepat dari lagu No.1 di tangga lagu Billboard Hot 100, sejak Michael Jackson. Saham perusahaan memuncak pada November 2021 ketika Hybe mengumumkan investasi di bursa kripto terbesar di Korea.

Kendati demikian, sekalipun basis penggemar global BTS tetap utuh, harga saham mengalami tren penurunan tahun ini karena investor khawatir atas ketergantungan Hybe yang berlebihan pada BTS dan apa yang akan terjadi jika anggota BTS harus menjalani wajib militer yang berlangsung setidaknya satu tahun setengah.

Sebagai konteks, saking besarnya pengaruh BTS sebagai boy band, seorang menteri pemerintah sempat khawatir bahwa pengaruh itu akan menyebabkan "kehilangan budaya bagi umat manusia" jika BTS harus menangguhkan pekerjaannya untuk wajib militer. Anggota band tertua yakni Jin yang berusia 29, perlu mendaftar untuk dinas militer sebelum akhir tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

k-pop bts korea selatan wajib militer

Sumber : Bloomberg

Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top