Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Harga Bitcoin Hari Ini Turun Lagi, Efek Tesla Elon Musk?

Sentimen menyebabkan harga bitcoin turun salah satunya ialah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, yang melepas 75 persen kepemilikan bitcoinnya.
Dewi Fadhilah Soemanagara
Dewi Fadhilah Soemanagara - Bisnis.com 22 Juli 2022  |  09:38 WIB
Harga Bitcoin Hari Ini Turun Lagi, Efek Tesla Elon Musk?
Ilustrasi Bitcoin. Sentimen menyebabkan harga bitcoin turun salah satunya ialah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, yang melepas 75 persen kepemilikan bitcoinnya. Reuters
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Harga bitcoin dan sejumlah aset kripto hari ini terpantau bervariasi. Bitcoin mendapat sentimen negatif dari Elon Musk yang mengurangi asetnya.

Mengutip data CoinMarketCap, Jumat (22/7/2022)) harga bitcoin melemah 0,65 persen menjadi US$23.153. Sementara itu, harga deretan altcoin justru terkerek, antaralain ethereum (ETH) yang naik 2,70 persen menjadi US$1.577, solana (SOL) menguat 2,61 persen ke level US$42,91, dan binance (BNB) meningkat 2,76 persen ke posisi US$265,40.

Mengutip CoinDesk, pelemahan harga bitcoin di kisaran US$22.445 pada perdagangan kemarin merupakan penurunan pertama sejak menguat 11 persen dalam sepekan.

Analis Glenn Williams Jr mengatakan, data tenaga kerja AS yang rilis pada Kamis, (21/7/2022) menjadi salah satu sentimen harga bitcoin.

“Karena bank sentral AS mencoba untuk menjinakkan inflasi tanpa menghambat pertumbuhan ekonomi terlalu parah, kami berharap investor bitcoin akan melihat data ini sebagai net positive untuk harga [bitcoin],” pungkasnya.

Di pasar kripto, berbagai sentimen sempat menjadi penyebab kembali merosotnya harga bitcoin, seperti Tesla yang melepas 75 persen kepemilikan bitcoinnya untuk menambah uang tunai US$963 ke neraca perdagangan perusahaan milik Elon Musk tersebut.

Sentimen negatif lain datang juga dari Mojang Studios, pengembang game Minecraft yang berbalik arah dengan memutuskan untuk melarang NFT di platformnya, dan platform Zipmex yang sempat menghentikan penarikan dana.

Namun, investor dinilai tidak kehilangan selera untuk berinvestasi di pasar kripto lantaran kinerja dolar AS yang sedang melemah.

Trader Tokocrypto Afid Sugiono, melihat investor kembali menyerbu market kripto sehingga membangkitkan gairah aksi beli di instrumen aset berisiko, termasuk saham.

Menurutnya, investor saat ini tengah mengabaikan potensi resesi ekonomi AS dengan indikator nilai dolar AS yang terus melemah.

“Mereka tak ingin kelewat fase bullish terhadap bitcoin yang akhirnya melakukan rentetan aksi beli. Namun, di sisi lain ada investor yang akhirnya tergoda untuk segera merealisasikan profit taking, sehingga gerakan market saat ini agak datar,” kata Afid dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (22/7/2022).

Lebih lanjut, investor saat ini dikabarkan tengah mencermati hasil rapat The Fed yang akan berlangsung pada pekan depan.

Pasar kripto tengah mengantisipasi kenaikan suku bunga The Fed sebesar 75 basis poin di bulan ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bitcoin mata uang kripto aset kripto elon musk tesla
Editor : Hafiyyan
Bagikan
Konten Premium

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top