Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Terungkap! Ini Rencana Moratelindo (MORA) di Bisnis Data Center

Calon emiten PT Mora Telematika Indonesia Tbk. (MORA) atau Moratelindo, akan memfokuskan investasinya untuk memperluas coverage, akses fiber to home dan building, ducting, serta memperbesar kapasitas data center.
Annisa Kurniasari Saumi
Annisa Kurniasari Saumi - Bisnis.com 14 Juli 2022  |  13:37 WIB
Terungkap! Ini Rencana Moratelindo (MORA) di Bisnis Data Center
Direktur Utama PT Mora Telematika Indonesia (Moratelindo) Galumbang Menak didampingi direksi lainnya memberikan penjelasan mengenai kinerja perusahaan, usai due diligence meeting & investor gathering penawaran umum sukuk ijarah berkelanjutan I Moratelindo tahap I tahun 2019 dengan target dana yang akan dihimpun mencapai Rp3 triliun, di Jakarta, Rabu (12/6/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Calon emiten PT Mora Telematika Indonesia Tbk. (MORA) atau Moratelindo, akan memfokuskan investasinya untuk memperluas coverage, akses fiber to home dan building, ducting, serta memperbesar kapasitas data center.

Direktur Utama Moratelindo Galumbang Menak menuturkan, saat ini kapasitas data center Moratelindo telah mencapai 70 persen. Moratelindo akan segera memperbesar kapasitas data centernya.

Akan tetapi, Galumbang menuturkan, saat ini peningkatan kapasitas pusat data Moratelindo belum sampai ke arah meningkatkan skala pusat data Moratelindo menjadi hyperscale data center.

"Belum ke hyperscale data center," ucap Galumbang, dikonfirmasi Rabu (13/7/2022).

Wakil Direktur Utama Mora Telematika Indonesia Jimmy Kadir menuturkan, tahun ini Moratelindo menyiapkan belanja modal sebesar Rp1,4 triliun untuk pengembangan bisnis perseroan.

"Tahun ini kami menyiapkan capex Rp1,4 triliun untuk pengembangan backbone, akses, penambahan kapasitas, ducting, fiber to home, dan data center," kata Jimmy dalam konferensi pers, Selasa (12/7/2022).

Menurut Jimmy, pendanaan belanja modal ini akan berasal dari aksi korporasi penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). Sebagaimana diketahui, Moratelindo melepas sebanyak-banyaknya 2,61 miliar saham atau 11 persen dari seluruh modal ditempatkan dan disetor perseroan.

Calon emiten berkode saham MORA ini memperkirakan dapat meraih dana IPO hingga Rp1,03 triliun. "Tapi kami masih punya rasio untuk melakukan pinjaman, dan fasilitas dari bank," ucap Jimmy.

Di sisi lain, Presiden Direktur Smartfren Telecom Merza Fachys menyatakan induk perusahaan yaitu Grup Sinar Mas dan perusahaan asal Dubai, Group 42 (G42) telah bersepakat bakal membangun data center berkapasitas 1.000 MW.

Sebagai informasi, jumlah itu hampir sepuluh kali lipat dari total kapasitas data center di Indonesia. “Dalam MoU kita sepakat akan membangun 1.000 MW. Bayangkan seluruh Indonesia kalau dijumlahkan hari ini total baru sekitar 159 MW,” katanya kepada Bisnis pada Rabu (13/7/2022).

Merza menjelaskan saat ini perseroan telah mulai mengerjakan mega proyek tersebut. Adapun pengerjaan mulai dari perencanaan teknis, survey lokasi dan beberapa perancangan yang sudah mulai berjalan.

Menurutnya, perencanaan dan perancangan akan sedikit memakan waktu. Setelah kedua hal terlengkapi, FREN baru akan membeberkan alokasi belanja modal atau capex yang akan dikeluarkan.

“Dari hasil survey dan desain nanti baru bisa dilihat berapa biaya yang dibutuhkan kami. Secepatnya akan kami kerjakan karena tidak boleh terlalu lama,” imbuhnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

data center moratelindo sinar mas smartfren
Editor : Pandu Gumilar
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top