Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pendapatan Hero Supermarket (HERO) Turun jadi Rp1 Triliun, IKEA Tetap Tumbuh Positif

Sepanjang kuartal I/2022, Hero Supermarket membukukan kerugian bersih sebesar Rp67,42 miliar, lebih besar dari kerugian kuartal I/2021 sebesar Rp1,64 miliar.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 01 Mei 2022  |  16:10 WIB
Gerai IKEA Alam Sutea.  - hero.co.id
Gerai IKEA Alam Sutea. - hero.co.id

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten pengelola jaringan gerai IKEA di Indonesia, PT Hero Supermarket Tbk. (HERO) membukukan penurunan pendapatan selama 3 bulan pertama 2022. Namun perusahaan melaporkan bahwa penjualan mulai membaik pada pertengahan Maret.

Berdasarkan laporan keuangan HERO, pendapatan bersih sepanjang kuartal I/2022 berjumlah Rp1,0 triliun, turun 43,3 persen secara yoy dibandingkan dengan pendapatan pada kuartal I/2021 senilai Rp1,76 triliun.

Turunnya pendapatan Hero Supermarket membuat laba kotor perusahaan turun 16,2 persen yoy dari Rp494 miliar menjadi Rp414 miliar. Laba kotor HERO tetap turun meski beban pokok pendapatan berhasil ditekan 53,79 persen dari Rp1,26 triliun pada kuartal I/2021 menjadi Rp586,36 miliar pada Januari—Maret 2022.

“Perseroan secara umum mengalami tren pemulihan penjualan underlying like-for-like di seluruh unit bisnis dibandingkan dengan kinerja penjualan pada 2021. Meskipun Perseroan terus menghadapi tantangan pada kuartal I/2022 karena gelombang ketiga Covid-19 dan berbagai implementasi PPKM, penjualan membaik dari pertengahan Maret seiring dengan pelonggaran pembatasan,” papar Presiden Direktur HERO Patrik Lindvall dalam keterangan resmi yang dikutip Minggu (1/5/2022).

Sepanjang kuartal I/2022, Hero Supermarket membukukan kerugian bersih sebesar Rp67,42 miliar, lebih besar dari kerugian kuartal I/2021 sebesar Rp1,64 miliar.

Setelah mengesampingkan pembalikan provisi kewajiban sewa yang dibukukan pada kedua periode, kerugian underlying Perseroan adalah sebesar Rp105 miliar pada kuartal I/2022, lebih rendah dibandingkan dengan periode yang sama sebelumnya.

Meski pendapatan kumulatif turun, Patrik mengatakan pendapatan dari IKEA meningkat, didorong oleh pembukaan toko baru pada 2021. Hal ini tecermin dari kenaikan pendapatan segmen nonmakanan sebesar Rp812,50 miliar dari sebelumnya Rp680,26 miliar. Namun, penjualan like-for-like terus dipengaruhi oleh pembatasan Covid-19 pada kapasitas operasional dan jam perdagangan.

Dia pun memastikan IKEA tetap optimistis pada rencana ke depan dan terus berinvestasi di Indonesia untuk mendorong pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan. Pada April, IKEA membuka toko pertamanya dalam pusat perbelanjaan, yang berlokasi di Mall Taman Anggrek, menawarkan aksesibilitas yang lebih luas bagi pelanggan yang tinggal di pusat kota Jakarta dan sekitarnya.

Sebagaimana diketahui, Inter IKEA Systems B.V. selaku pemberi waralaba dan Hero Supermarket telah setuju untuk mengakhiri perjanjian waralaba pada 1 Januari 2021. Namun Inter IKEA Systems B.V. kemudian mengadakan perjanjian waralaba baru pada tanggal yang sama dengan entitas anak HERO, PT Rumah Mebel Nusantara, selaku penerima waralaba baru.

Perjanjian ini akan tetap berlaku hingga 31 Desember 2029 dan akan diperbaharui secara otomatis untuk lima tahun berikutnya kecuali diakhiri lebih awal oleh salah satu pihak dengan pemberitahuan tertulis tidak kurang dari 12 bulan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hero supermarket Kinerja Emiten ikea
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
To top