Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

MNC Energy (IATA) Akuisisi Perusahaan Migas di Papua Barat

IATA mengakuisisi 85 persen saham PT Suma Sarana (SS), perusahaan migas di di Papua Barat.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 18 April 2022  |  10:13 WIB
MNC Energy (IATA) Akuisisi Perusahaan Migas di Papua Barat
Hary Tanoesoedibjo, Executive Chairman MNC Group. - Bisnis.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten tambang milik Hary Tanoesoedibjo PT MNC Energy Investments Tbk. (IATA), nampak gencar melakukan aksi korporasi. Kali ini IATA mengakuisisi 85 persen saham PT Suma Sarana (SS), perusahaan migas di di Papua Barat.

Rencana akuisisi telah dituangkan dalam Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) yang kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan pada hari ini.

Adapun, proses akuisisi dilakukan secara dua tahap, pertama sebanyak 49 persen saham dibeli langsung oleh PT Bhakti Migas Resources (BMR), anak usaha IATA yang difokuskan pada investasi minyak dan gas. BMR merupakan salah satu pilar Utama IATA selain PT Bhakti Coal Resources (BCR).

Kedua, sebanyak 36 persen saham diakuisisi oleh BMR dalam bentuk PPJB (Pengikatan Perjanjian Jual Beli) di mana kemudian akan ditingkatkan menjadi AJB (Akta Jual Beli - Final) setelah memperoleh persetujuan Pemerintah untuk perubahan Pemegang Saham Pengendali.

“Setelah Pemerintah menyetujui akuisisi 36 persen, IATA melalui BMR akan menguasai 85 persen saham SS,” jelas manajemen IATA dalam keterangan pers, Senin (18/4/2022).

PT Suma Sarana telah menandatangani Production Sharing Contract (PSC) Blok Semai III di Papua, dan memiliki 100 persen dari Participating Interest (PI) di PSC Blok Semai III.

Blok Semai III merupakan salah satu peluang eksplorasi terbaik di Indonesia Timur, dengan estimasi 30 triliun cubic feet (TCF) sumber daya gas yang belum teruji. Pada Semai III sendiri terdapat 4 prospek area yang meliputi Cucak Ijo, Murai Batu, Poksai, dan Kaleyo-Opior.

Semai III terletak pada pusat hidrokarbon produktif dimana kandungan minyak dan gas yang signifikan telah ditemukan di sekitar Lapangan Gas Tangguh, Asap, Merah, Pulau Seram, Andalan (Semai V) serta Abadi dan Lapangan Gas NW Shelf di selatan

“Ke depan, IATA akan mengundang operator internasional untuk bermitra dalam mengoperasikan Blok Semai III. Hal ini menjadi salah satu strategi Perseroan dalam rangka mengurangi belanja modal dan meningkatkan efisiensi produksi,” jelas manajemen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hary tanoe akuisisi iata MNC Energy Investments
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top