Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IHSG Rawan Lanjutkan Koreksi, Cek Saham INTP hingga ANTM

Tim Riset MNC Sekuritas menyebutkan, secara teknikal gerak IHSG masih tertahan oleh MA20-nya. 
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 25 Januari 2022  |  07:56 WIB
Karyawan berada di dekat layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (11/1/2022). Bisnis - Fanny Kusumawardhani
Karyawan berada di dekat layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (11/1/2022). Bisnis - Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA - Usai ditutup terkoreksi 1,06 persen ke level 6,655, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berpotensi terkoreksi. 

Tim Riset MNC Sekuritas menyebutkan, secara teknikal gerak IHSG masih tertahan oleh MA20-nya. 

"Kami memperkirakan, posisi IHSG saat ini sedang berada di awal wave (b) label merah atau wave (iii) label hitam, di mana IHSG masih rawan terkoreksi untuk menguji rentang area 6.609-6.630 terlebih dahulu," jelas Tim Riset, Selasa (25/1/2022). 

Namun, apabila IHSG terkoreksi menembus 6.534 sebagai support terdekatnya maka IHSG akan mengarah ke 6.464-6.480.

Berikut saham yang jadi pilihan MNC Sekuritas hari ini. 

 

INTP - Buy on Weakness (11.125)

INTP ditutup menguat 3,2 persen ke level 11.125 pada perdagangan kemarin (24/1/2022). Diperkirakan, posisi INTP saat ini sedang berada di awal wave C dari wave (Y), hal ini berarti INTP masih berpeluang melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 10.925-11.025

Target Price: 11.550, 12.400

Stoploss: below 10.600

 

BTPS - Buy on Weakness (3.500)

Pada perdagangan kemarin (24/1/2022), BTPS ditutup menguat 2 persen ke level 3.500 diiringi dengan meningkatnya volume pembelian. MNC Sekuritas memperkirakan, posisi BTPS saat ini sedang berada di awal wave (iii) dari wave [c] dari wave B, sehingga selama BTPS tidak terkoreksi ke bawah 3.320 maka BTPS akan melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 3.420-3.500

Target Price: 3.610, 3.800

Stoploss: below 3.320

 

CTRA - Buy on Weakness (935)

Kemarin (24/1/2022), CTRA ditutup flat di level 935. Diperkirakan, pergerakan CTRA masih berada pada bagian dari wave [c] dari wave B. Hal ini berarti, CTRA masih rawan terkoreksi terlebih dahulu dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.

Buy on Weakness: 870-905

Target Price: 1.000, 1.075

Stoploss: below 865

 

ANTM - Sell on Strength (1.885)

ANTM ditutup terkoreksi 3,1 persen ke level 1,885 pada perdagangan kemarin (24/1). Apabila ANTM belum mampu menembus kembali 1,965 sebagai level resistancenya, maka posisi ANTM saat ini sedang berada di awal wave (v) dari wave [c] dari wave Y. Hal ini berarti, ANTM rawan kembali terkoreksi dengan rentang level 1.525-1.660.

Sell on Strength: 1.890-1.930

 

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG rekomendasi saham
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top