Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IHSG Ditutup Melemah, Asing Lego Saham BMRI, BBRI, KLBF

IHSG ditutup melemah 0,33 persen atau 22,08 poin ke 6.591,98.
Ika Fatma Ramadhansari
Ika Fatma Ramadhansari - Bisnis.com 19 Januari 2022  |  15:21 WIB
Karyawan berada di dekat layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (11/1/2022). Bisnis - Fanny Kusumawardhani
Karyawan berada di dekat layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (11/1/2022). Bisnis - Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menutup perdagangan di teritori negatif pada hari ini, Rabu (19/1/2022), setelah sepanjang hari bergerak di zona merah.

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG ditutup melemah 0,33 persen atau 22,08 poin ke 6.591,98. Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak dalam kisaran 6.575,38 - 6.615,45.

Pada penutupan, tercatat total transaksi sebesar Rp11,92 triliun, dengan nilai beli bersih atau net buy investor asing sebanyak Rp209,45 miliar. 

Melalui seluruh konstituen sebanyak 230 saham ditutup menguat, 290 saham terkoreksi, sedangkan 165 saham terpantau stagnan pada akhir perdagangan hari ini.

Sama dengan perdagangan sebelumnya, di tengah pelemahan indeks, investor asing terpantau melakukan aksi beli bersih dengan sasaran net buy untuk saham PT Pakuwon Jati Tbk. (PWON) sebesar Rp9,4 miliar, dan ditutup menguat 1,33 persen ke level 456.

Selain itu, investor asing juga terpantau membeli saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. (SRTG) sebanyak Rp8,7 miliar dan membawa sahamnya menguat parkir di level 2.740. Kemudian saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG) juga dibeli asing sebanyak Rp4,7 miliar dan membawanya menguat ke level 20.950.

Sementara itu, untuk saham yang paling banyak diborong asing yaitu TLKM sebanyak Rp158,1 miliar, EMTK sebanyak Rp22,2 miliar dan PTBA sebanyak Rp12,0 miliar pada hari ini tidak serta merta membawa sahamnya menguat. 

Di sisi lain, investor asing melakukan aksi jual terbanyak untuk saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) sebesar Rp158,0 miliar. Saham BMRI pun terpantau melemah 3,10 persen dan membawanya parkir ke level 7.025. 

Saham BBRI juga terpantau dilepas asing sebesar Rp36,7 miliar, KLBF sebesar Rp18,0 miliar, ANTM sebesar Rp13,8 miliar, dan MTEL sebesar Rp12,3 miliar. 

Sebelumnya, Direktur MNC Asset Management Edwin Sebayang mengatakan, tekanan jual diperkirakan akan melanda IHSG hari ini. Hal tersebut seiring dengan anjloknya indeks DJIA sebesar 1,51 persen akibat kenaikan yield obligasi AS yang cukup tajam dan jatuhnya EIDO sebesar 2,66 persen.

"Cukup tajamnya kenaikan yield obligasi AS untuk semua tenor menuju level tertinggi baru mengantisipasi peluang percepatan kenaikan US Fed Fund Rate," kata Edwin dalam risetnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top