Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PMN Waskita Karya Rp7,9 Triliun Cair, Rights Issue sampai 12 Januari 2022

PMN jumbo dari pemerintah diperkirakan bisa membuat aksi korporasi WSKT ini semakin semarak.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 02 Januari 2022  |  15:05 WIB
/Waskita Karya
/Waskita Karya

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten kontraktor PT Waskita Karya (Persero) Tbk. telah menerima seluruh dana Penyertaan Modal Negara (PMN) senilai Rp7,9 triliun yang masuk melalui aksi penambahan modal lewat Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Waskita Karya Taufik Hendra Kusuma mengatakan rights issue yang dilangsungkan perseroan telah dimulai sejak 30 Desember 2021 dan akan berakhir pada 12 Januari 2022.

“Setoran modal Pemerintah sebagai bagian dari proses rights issue telah kami terima secara penuh sebesar Rp7,9 triliun pada 29 Desember 2021,” tulis Taufik dalam siaran pers pekan lalu.

Adapun, setoran modal dari pemerintah sebagai pemegang saham emiten dengan kode WSKT itu disebut menunjukkan kepercayaan dan dukungan konkrit untuk upaya perbaikan fundamental keuangan perseroan. Tak hanya itu, PMN jumbo dari pemerintah juga diperkirakan bisa membuat aksi korporasi WSKT ini semakin semarak.

Adapun, proses perdagangan rights issue WSKT dilaksanakan pada 30 Desember 2021 – 12 Januari 2022. Harga pelaksanaan rights ditetapkan sebesar Rp620 dengan dana yang dibidik senilai total Rp11,96 triliun. Oleh karena pemerintah telah menyerap Rp7,9 triliun maka sisa yang diincar dari publik menjadi Rp4,06 triliun.

Dana PMN akan digunakan WSKT untuk menyelesaikan 7 ruas jalan tol eksisting, sedangkan dana dari publik akan digunakan sebagai modal kerja dan belanja modal perseroan maupun anak usaha.

Analis Mirae Asset Sekuritas Joshua Michael menuliskan dalam riset terbaru yang dipublikasikan lewat Bloomberg, upaya WSKT untuk memulihkan diri sudah berada di jalan yang tepat dan sejauh ini sudah on track.

“Kami memperkirakan pengurangan signifikan terhadap kerugian bersih [WSKT] pada 2022. Setelah rights issue selesai, harga saham seharusnya bisa naik,” tulis Joshua, dikutip Kamis (23/12/2021).

Joshua memberikan rekomendasi beli untuk saham WSKT dengan target harga Rp1.150.

Di lantai bursa, saham WSKT yutun 1,55 persen menjadi Rp635 pada akhir perdagangan Kamis (30/12/2021). Di sepanjang 2021, harga saham WSKT melemah 33,76 persen dengan kapitalisasi pasar Rp8,62 triliun.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BUMN waskita karya pmn
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top