Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pyridam Farma Dapat Restu Akuisisi Holi Farma Rp108,5 Miliar

PYFA mendapatkan persetujuan rencana pengambilalihan oleh perseroan atas PT Holi Pharma dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 28 Desember 2021  |  12:59 WIB
Pabrik Pyridam Farma di Cianjur. - pyridam.com
Pabrik Pyridam Farma di Cianjur. - pyridam.com

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten farmasi, PT Pyridam Farma Tbk. mendapatkan restu mengakuisisi perusahaan farmasi lainya PT Holi Pharma senilai Rp108,56 miliar.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang dikutip, Selasa (28/12/2021), emiten bersandi PYFA ini mendapatkan persetujuan rencana pengambilalihan oleh perseroan atas PT Holi Pharma dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dilaksanakan Kamis (23/12/2021).

"Pengambilalihan ini mengakibatkan perubahan pengendalian dalam Holi Pharma yang dilakukan dengan cara pembelian seluruh saham yang dimiliki oleh para pemegang saham HP oleh perseroan yang merupakan seluruh atau sebagian besar saham yang telah ditempatkan dan disetor dalam HP dan juga pengambilan bagian saham baru oleh perseroan yang akan dikeluarkan oleh HP," kata Direksi dalam keterbukaan tersebut.

RUPSLB juga menyetujui rancangan akta pengambilalihan atau akta jual beli saham tersebut, dengan syarat dan ketentuan yang dipandang baik oleh Perseroan dan para pemegang saham HP sesuai dengan ketentuan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Adapun, nilai transaksi pengambilalihan tersebut mencapai Rp108.560.028.781 atau Rp108,56 miliar. Obyek dari transaksi adalah 27.385 lembar saham Holi Pharma, dengan nilai nominal Rp1.000.000 per lembar saham atau setara dengan 100 persen dari modal ditempatkan dan disetor dalam HP.

PYFA bersama dengan anak usaha PT Pyfa Sehat Indonesia bakal mengakuisisi seluruh saham tersebut dengan rincian 27.371 lembar saham atau setara 99,95 persen saham diambil PYFA sedangkan 14 lembar saham atau setara 0,05 persen diambil PSI.

Holi Pharma sendiri merupakan produsen pengolahan produk farmasi untuk manusia mencakup pembuatan dan pengolahan obat-obatan, dan suplemen kesehatan.

Selain itu, menjalankan pula bisnis industri kimia dasar organik, industri kosmetik termasuk pasta gigi, serta industri peralatan kedokteran dan kedokteran gigi, perlengkapan ortopedik dan prostetik.

PYFA baru-baru ini merilis produk Pyfahealth sebagai salah satu upaya memasuki pasar consumer health Indonesia.

Head of Consumer Health PYFA Andrey Septiana menyebutkan jenama produk terbaru PYFA ini nantinya akan memiliki serangkaian produk mulai dari suplemen dan multivitamin untuk membantu menjaga daya tahan tubuh masyarakat Indonesia.

Pada Oktober 2021, PYFA akan meluncurkan produk Pyfahealth Vitamin C-1000 dan Pyfahealth Vitamin B-Complex +, serta Vitamin C secara eksklusif di Tokopedia. Produk tersebut dapat dibeli di Tokopedia secara hingga Desember mendatang.

Audrey menjelaskan setelah pandemi Covid-19 menghantam seluruh dunia, masyarakat menjadi lebih sadar akan keperluan suplemen dan multivitamin harian agar dapat tetap beraktivitas tanpa khawatir akan terjangkit virus.

“Hadirnya serangkaian produk dari Pyfahealth merupakan bukti nyata Pyridam Farma (PYFA) ingin menghadirkan produk vitamin dan suplemen buatan dalam negeri yang berkualitas bagi seluruh masyarakat Indonesia,” jelasnya.

Selain kedua produk tersebut, PYFA juga akan segera meluncurkan produk-produk suplemen dan multivitamin berkualitas lainnya sebagai bentuk komitmen untuk memajukan industri healthcare di Indonesia.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

akuisisi farmasi pyridam farma emiten farmasi
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top