Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kinerja BUMI dan ADRO Cemerlang di Kuartal III/2021, Begini Rekomendasi Analis

Permintaan batu bara yang masih tinggi berpotensi menjadi sentimen positif untuk BUMI dan ADRO
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 01 Desember 2021  |  21:25 WIB
fasilitas conveyor belt di salah satu tambang batu bara Australia -  Bloomberg
fasilitas conveyor belt di salah satu tambang batu bara Australia - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Dua emiten batu bara PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) dan PT Adaro Energy Tbk. (ADRO) mencatatkan kinerja positif sampai dengan kuartal III/2021, terdorong kenaikan harga jual batu bara.

Analis Panin Sekuritas William Hartanto mengatakan bahwa catatan kinerja ADRO sudah cukup positif, di sisi lain untuk BUMI masih belum direspons oleh pelaku pasar.

“Namun [BUMI] layak diperhatikan karena memiliki sentimen yang bagus,” katanya kepada Bisnis, Rabu (1/12/2021).

Terkait dengan harga batu bara, William mengatakan bahwa batu bara masih tinggi dari sisi permintaannya, sehingga berpotensi menjadi sentimen positif untuk emiten batu bara.

Senada, Head of Equity Research BNI Sekuritas Kim Kwie Sjamsudin mengatakan bahwa harga batu bara masih bisa bertahan di posisi tinggi meskipun cenderung turun tahun depan.

Terkait kinerja perusahaan, sampai dengan kuartal III/2021, ADRO mencatat laba bersih US$420,9 per September 2021 atau setara Rp6,01 triliun. Laba bersih tersebut naik 284,81 persen yoy dari sebelumnya US$109,38 juta.

Sementara itu, BUMI membukukan lanba bersih senilai US$243,3 juta pada sembilan bulan pertama tahun ini, berbalik untung dari rugi bersih US$94,1 juta pada periode yang sama tahun lalu.

Di lantai bursa pada Rabu (1/12/2021), harga saham ADRO bergerak di zona hijau, naik 55 poin atau 3,24 persen ke Rp1.755. Dengan kenaikan ini, harga saham ADRO tercatat sudah naik 22,73 persen sepanjang tahun berjalan, dan naik 55,31 persen dibandingkan dengan setahun lalu.

Sementara itu, harga saham BUMI masih minus, turun 1 poin atau 1,52 persen ke Rp65. Dalam setahun, harga saham BUMI tercatat naik 30 persen. Namun, selama tahun berjalan harganya turun 9,72 persen.

Untk saham kedua emiten, William merekomendasikan Buy dengan BUMI di target harga Rp71 – Rp74 dan harga saham ADRO direkomendasikan beli dengan target harga di Rp1.835 – Rp1.900. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bumi resources rekomendasi saham adaro energy
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top