Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Maybank Kim Eng Sekuritas Pertahankan Rekomendasi Saham ICBP, Ini Analisisnya

Analis tetap merekomendasi beli untuk saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk., namun menurunkan target harga menjadi Rp12.000.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 08 November 2021  |  21:17 WIB
Kudapan Chitato menjadi salah satu andalan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP).
Kudapan Chitato menjadi salah satu andalan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP).

Bisnis.com, JAKARTA - PT Maybank Kim Eng Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli untuk saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. tetapi menurunkan target harga menjadi Rp12.000.

Analis Maybank Kim Eng Sekuritas Willy Goutama menjelaskan rekomendasi beli tetap dipertahankan mengingat Pinehill Company Limited yang diakuisisi perseroan pada tahun lalu bakal memperluas pangsa pasar emiten dengan kode saham ICBP tersebut.

“Kami tidak terlalu khawatir dengan kenaikan net gearing ICBP karena neraca keuangan dan free cash flow (FCF) tetap kuat,” tulis Willy dalam riset terbaru yang dipublikasikan lewat Bloomberg, Senin (8/11/2021).

Adapun, penurunan target harga senilai Rp12.000 berdasarkan P/E sebesar 21 kali pada estimasi 2022 dan nilai tengah 3 tahun.

Lebih lanjut, risiko terhadap pergerakan harga saham ICBP berasal dari depresiasi nilai tukar rupiah dan marjin EBIT yang lebih rendah dibandingkan perkiraan.

Sementara itu, pertumbuhan CAGR penjualan pada 2020 - 2023 diperkirakan Willy menguat menjadi 18 persen atau naik dua kali lipat dari CAGR pada 2017 - 2019 sebesar 9 persen. Kenaikan itu diharapkan berasal dari kontribusi Pinehill yang dapat meningkatkan basis pelanggan menjadi 1.155 juta dari sebelumnya 270 juta dan point of sales pada 2022 menjadi lebih dari 1 juta dari sebelumnya 750.000.

“Kami juga meyakini program asistensi sosial dari pemerintah yang termasuk menyediakan beberapa persediaan dasar untuk masyarakat berpendapatan rendah akan berdampak positif untuk penjualan mi milik ICBP,” jelas Willy.

Sementara itu, beban bunga dari penerbitan obligasi global dari ICBP juga dapat menjadi tantangan. Adapun, Willy menaikkan beban bunga ICBP pada 2021 - 2023 menjadi berturut-turut Rp1,1 triliun atau kenaikan sebesar 12 persen, Rp1,4 triliun atau kenaikan sebesar 18 persen, dan Rp1,5 triliun atau kenaikan 20 persen.

Sebelumnya, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. mengumumkan penerbitan surat utang berdenominasi dolar AS.

“Hasil perolehan bersih dari rencana Penawaran Umum Obligasi Global tersebut akan digunakan untuk membayar nilai retensi yang terutang dalam transaksi akuisisi saham Pinehill Company Limited dan untuk pembiayaan keperluan umum perusahaan,” tulis Sekretaris Perusahaan Gideon A. Putro.

Di lantai bursa, saham ICBP ditutup naik 1,14 persen menjadi Rp8.900 pada akhir perdagangan Senin (8/11/2021). Sejak awal tahun harga saham turun 7,05 persen menjadi Rp103,79 triliun.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rekomendasi saham icbp indofood cbp sukses makmur
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top