Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemerintah Tetapkan Harga Jual Batu Bara Khusus, Saham Emiten Semen Bergairah

Setidaknya harga saham emiten semen menguat dalam sepekan terakhir. Pada periode 1 - 5 Oktober 2021, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR) naik 8,79 persen, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (INTP) naik 7,40 persen, dan PT Cemindo Gemilang Tbk. (CMNT) naik 1,95 persen.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 07 November 2021  |  13:56 WIB
Pabrik semen milik PT Indocement terlihat dari atas bukit Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, Minggu (18/6). - Antara/Dedhez Anggara
Pabrik semen milik PT Indocement terlihat dari atas bukit Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, Minggu (18/6). - Antara/Dedhez Anggara

Bisnis.com, JAKARTA - Saham emiten semen semringah setelah pemerintah menetapkan harga jual batu bara khusus untuk industri semen dan pupuk sebesar US$90 per metrik ton.

Setidaknya harga saham emiten semen menguat dalam sepekan terakhir. Pada periode 1 - 5 Oktober 2021, saham PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR) naik 8,79 persen, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (INTP) naik 7,40 persen, dan saham PT Cemindo Gemilang Tbk. (CMNT) naik 1,95 persen.

Dilihat dalam sebulan terakhir, apresiasi harga saham semen lebih tinggi lagi yaitu SMGR naik 22,60 persen, INTP naik 24,82 persen, dan CMNT naik 10,58 persen.

Adapun, penetapan harga jual batu bara khusus untuk industri semen akan berpengaruh positif terhadap marjin produsen semen. Di tengah kenaikan harga batu bara tahun ini ditambah pengetatan pembatasan sosial pada Juli - Agustus 2021 terbukti kian menekan kinerja emiten semen.

Berdasarkan laporan keuangan per 30 September 2021, SMGR ini mengalami penurunan pendapatan sebesar 1,14 persen secara tahunan menjadi Rp25,33 triliun dari posisi pada akhir kuartal III/2020 senilai Rp25,62 triliun.

Laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga mengalami penurunan sebesar 9,99 persen menjadi Rp1,38 triliun dari sebelumnya Rp1,54 triliun.

Di sisi lain, CMNT masih mencetak kenaikan penjualan Rp5,88 triliun, naik 16,48 persen dibandingkan tahun lalu sebesar Rp5,04 triliun. Dengan kinerja tersebut, CMNT mampu mencetak pertumbuhan laba bersih sebesar Rp333,7 miliar, meroket 6.995 persen dibandingkan dengan kuartal III/2020 yang hanya sebesar Rp4,7 miliar.

Sementara itu, INTP belum merilis laporan keuangan per September 2021 hingga saat ini.

Asosiasi Semen Indonesia (ASI) mencatat harga batu bara untuk industri semen saat pengiriman atau freight on board (FoB) telah naik 60 persen secara tahunan per Juli 2021. Sebelumnya, ASI memprediksi harga batu bara untuk industri semen akan menjadi dua kali lipat pada akhir tahun ini.

“Hal ini akan menjadi ancaman serius bagi kelangsungan industri semen, karena harga batu bara adalah sekitar 35–40 persen dari total biaya produksi,” kata Ketua Umum ASI Widodo Santoso kepada Bisnis, Senin (6/9/2021).

Menteri ESDM Arifin Tasrif telah meneken Keputusan Menteri ESDM Nomor 206.K/HK.02/MEM.B/2021 tentang Harga Jual Batu Bara untuk Pemenuhan Bahan Baku atau Bahan Bakar Industri Semen dan Pupuk di Dalam Negeri pada 22 Oktober 2021.

Beleid itu dibuat guna memberikan kepastian pemenuhan batu bara sebagai bahan bakar industri semen dan pupuk di dalam negeri.

Menteri ESDM telah memutuskan harga jual batu bara untuk pemenuhan kebutuhan bahan bakar industri semen dan pupuk di dalam negeri sebesar US$90 per metrik ton (MT) free on board (FOB) vessel yang didasarkan atas spesifikasi acuan pada kalori 6.322 kcal per kilogram (kg), total moisture 8 persen, total sulphur 0,8 persen, dan ash 15 persen.

Industri semen dan pupuk mulai menikmati penetapan harga jual batu bara US$90 per MT sejak 1 November 2021 sampai dengan 31 Maret 2022 mendatang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

semen indonesia batu bara batu bara Emiten Semen
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top