Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Kamus Bursa: Mengenal Listing, Delisting dan Relisting

Otoritas dapat menghapus efek sebuah perusahaan karena beberapa hal terkait kinerja dan tidak memenuhi aturan yang ditetapkan BEI.
Yuliana Hema
Yuliana Hema - Bisnis.com 15 Oktober 2021  |  14:55 WIB
Kamus Bursa: Mengenal Listing, Delisting dan Relisting
Pengunjung memfoto layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di galeri PT Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (6/2/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Mekanisme pasar modal sangat modal dinamis, tidak hanya euforia pencatatan saham tetapi ada kemungkinan emiten hengkang dari pasar Bursa Efek Indonesia.

Merangkum dari Instagram Bursa Efek Indonesia (@indonesiastockexchange) dan berbagai sumber, Jumat (15/10/2021). berikut lima istilah pasar modal lainnya yang perlu investor pemula ketahui.

1. Listing
Listing merupakan proses pencatatan saham suatu perusahaan di BEI sehingga masyarakat dapat melakukan transaksi jual atau beli efek perusahaan tersebut.

2. Delisting
Delisting merupakan penghapusan pencatatan efek oleh perusahaan yang telah listing di BEI. Artinya, saham yang sebelumnya diperdagangkan di pasar bursa akan dihapus dari daftar perusahaan publik.

Dengan begitu, investor tidak lagi dapat melakukan transaksi jual beli saham tersebut di pasar modal. Biasanya penghapusan ini disebabkan pada kondisi tertentu.

3. Forced Delisting
Pada dasarnya forced delisting adalah penghapusan efek secara paksa. Forced delisting merupakan proses penghapusan efek dilakukan atas perintah Otoritas Jasa Keuangan atau permohonan BEI.

Biasanya, otoritas dapat menghapus efek sebuah perusahaan karena beberapa hal terkait kinerja dan tidak memenuhi aturan yang ditetapkan BEI. Misalnya, perusahaan pailit atau tidak menyampaikan laporan keuangan.

4. Voluntary Delisting
Ketika forced delisting dilakukan oleh BEI, maka voluntary delisting dilakukan oleh perusahaan dengan alasan tertentu. Berbeda dengan forced delisting, di sini sebuah perusahaan secara sukarela untuk menghapuskan efeknya.

Umumnya delisting sukarela ini oleh beberapa penyebab, diantaranya perusahaan berhenti operasi, bangkrut, terjadi merger atau ingin menjadi perusahaan tertutup.

5. Relisting
Relisting atau pencatatan kembali adalah pencantuman kembali suatu efek dalam daftar efek yang tercatat di bursa setelah efek tersebut dihapus pencatatannya di bursa (delisting).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kamus bursa IHSG delisting relisting
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top