Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Peritel Ramayana (RALS) Yakin Penjualan Melejit pada Kuartal IV/2021

Ramayana meyakini penjualan meningkat pada kuartal terakhir 2021 seiring dengan pelonggaran PPKM.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 10 September 2021  |  15:35 WIB
Peritel Ramayana (RALS) Yakin Penjualan Melejit pada Kuartal IV/2021
Gerai Ramayana Prime di Cibubur. / Bisnis / Novita Sari Simamora
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten ritel PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk. (RALS) optimistis kinerja hingga akhir tahun akan meningkat walaupun masih dibayangi pandemi Covid-19 dan lemahnya daya beli.

Corporate Secretary Ramayana Lestari Sentosa Setyadi Surya menjelaskan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 baru direlaksasi memasuki semester II/2021, sehingga pelonggaran tersebut memberikan kesempatan penghasilan lebih baik.

"DKI Jakarta sudah penurunan dari level 4 ke level 3 dan ada tanda-tanda menuju level 2, pelonggaran dari pembatasan aktivitas yang dilakukan di level 4 akan memberi kesempatan mendapatkan penghasilan lebih baik," jelasnya dalam konferensi pers virtual, Jumat (10/9/2021).

Menurutnya, aktivitas ritel pada akhir tahun biasanya ramai seiring aktivitas perayaan akhir tahun. Kendati demikian, pandemi masih berdampak kepada masyarakat terutama menghantam daya belinya.

Ada tiga faktor utama terangnya yang menjadi tantangan kinerja peritel pada kuartal IV/2021. Ketiga hal tersebut yakni turunnya daya beli masyarakat, PPKM jika levelnya kembali diperketat, serta faktor tak diketahuinya jangka waktu pandemi corona akan berlangsung.

"RALS ini segmentasi menengah bawah paling terdampak bisnis kami, sebetulnya di akhir 2021 tidak terlalu optimistis, karena masyarakat mengalami penurunan daya beli yang sudah ada, kami berusaha terus terang belum terlalu optimistis hasil lebih baik," urainya.

Plt. Direktur Keuangan Ramayana Lestari Sentosa Andreas Lesmana menuturkan terjadi revisi pertumbuhan penjualan hingga akhir tahun. Pada awal 2021, perseroan sempat optimistis pertumbuhan dapat mencapai 15 persen.

"Pendapatan kami ada kenaikan 10 persen-12 persen hingga akhir tahun. Jadi, penjualan diperkirakan mencapai Rp4,35 triliun, ini proyeksi menantang untuk perusahaan, mudah-mudahan bisa tercapai, karena Juli hingga Agustus karena PPKM Darurat kami tidak dapat penjualan optimal di dua bulan tersebut," urainya.

Menurutnya, sepanjang Juli dan Agustus perseroan tidak mendapatkan keuntungan dari aktivitas operasinya.

Dengan demikian, diharapkan pada September hingga Desember 2021, PPKM dapat terus ditekan ke level lebih rendah dan pusat perbelanjaan bisa dibuka dan tetap optimal.

"Di sisi lain, realisasi belanja modal hingga saat ini Rp32,5 miliar karena tidak melakukan belanja modal tahun ini sudah sesuai dengan anggaran yang kami rencanakan," katanya.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan per 30 Juni 2021 yang tidak diaudit, RALS tercatat membukukan laba tahun berjalan 24,71 kali lebih banyak dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Laba tahun berjalan perseroan pada semester I/2021 tercatat sebanyak Rp137,83 miliar, sedangkan pada semester pertama tahun sebelumnya, 2020 perseroan membukukan laba sebesar Rp5,36 miliar.

Emiten tersebut pada semester I/2021 menghasilkan laba bruto sebesar Rp763,74 miliar yang meningkat jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp613,73 miliar.

Maka total pendapatan Ramayana pada enam bulan pertama pada tahun ini juga mengalami peningkatan sebesar 16,50 persen. Dari Rp1,47 triliun pada semester I/2020 menjadi Rp1,72 triliun pada semester I/2021.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ritel Kinerja Emiten ramayana ramayana lestari sentosa
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top