Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dimotori INKP & TOWR, Indeks Bisnis-27 Ditutup Menguat 0,1 Persen

Dari seluruh anggota konstituen yang ada, sebanyak 13 saham terpantau naik, 1 saham stagnan, dan 13 lainnya terkoreksi.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 02 September 2021  |  15:23 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Rabu (29/1/2020). JIBI/Bisnis - Himawan L Nugraha
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Rabu (29/1/2020). JIBI/Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA— Indeks Bisnis-27 ditutup menguat tipis pada akhir perdagangan Kamis (2/9/2021).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, pada 15.00 WIB, indeks hasil kerja sama Harian Bisnis Indonesia dan bursa ini ada di level 463,82, naik 0,1 persen dibandingkan posisi penutupan kemarin.

Dari seluruh anggota konstituen yang ada, sebanyak 13 saham terpantau naik, 1 saham stagnan, dan 13 lainnya terkoreksi.

Saham PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk. (INKP) menjadi penopang utama pergerakan indeks Bisnis-27 dengan kenaikan 3,22 persen ke level Rp8.025. Menyusul dibelakangnya adalah PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR) dan PT Kalbe farma Tbk. (KLBF) yang masing-masing naik 1,85 persen dan 1,47 persen.

Saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) terpantau turun 2,93 persen disusul oleh PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) yang terkoreksi 2,65 persen dan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) dengan pelemahan 2,39 persen.

Di sisi lain, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada hari ini.

Berdasarkan data RTI, IHSG parkir di zona merah turun 0,21 persen atau 12,7 poin ke level 6.078,22. sepanjang hari indeks bergerak di zona merah di rentang 6.054,28 - 6.110,05.

Sebanyak 210 saham bergerak ke zona hijau, 277 saham ke zona merah, dan 160 saham stagnan dengan kapitalisasi pasar pada posisi Rp7.341,70 triliun.

Investor asing mencatatkan jual bersih sebesar Rp95,69 miliar. Dengan aksi jual terbesar pada saham PT Bank Jago Tbk. (ARTO) sebesar Rp67,8 miliar dan membuat harga sahamnya turun 3,10 persen ke harga 14.050.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG bei bisnis-27
Editor : Farid Firdaus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top