Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

PT Timah (TINS) Targetkan Pabrik Ausmelt Selesai Awal Tahun Depan

Perseroan berharap pembangunan ausmelt on progress sehingga ke depannya produksi logam akan lebih mudah.
Suasana fasilitas pengolahan timah milik PT Timah Tbk. (TINS) di Mentok, Bangka, Indonesia, Selasa (19/11/2013)./Bloomberg-Dimas Ardian
Suasana fasilitas pengolahan timah milik PT Timah Tbk. (TINS) di Mentok, Bangka, Indonesia, Selasa (19/11/2013)./Bloomberg-Dimas Ardian

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten tambang timah BUMN, PT Timah Tbk. (TINS) menargetkan pengembangan pabrik ausmelt baru dapat selesai kuartal pertama tahun depan. Di tengah perayaan HUT Ke-45, perseroan juga mengharapkan kinerja yang terus membaik.

Direktur Utama Timah Mochtar Riza Pahlevi menyampaikan, kondisi kinerja perusahaan hingga Juni 2021 cukup positif, meskipun masih banyak hal yang terus dibenahi. Membaiknya kinerja perusahaan ini turut disokong dari membaiknya harga logam.

“Saat ini harga logam di LME berada di kisaran USD34.500/Mton. Kita berharap sampai akhir tahun, harga akan terus bertahan bahkan naik. Namun sebagai bentuk antisipasi, kita asumsikan harga rata-rata tahun ini diangka USD22.000/Mton," jelasnya, Senin  (2/8/2021).

Dengan asumsi harga rata-rata tersebut, jelasnya, emiten bersandi TINS ini berpeluang mengakhiri kinerja tahun ini dengan keuntungan yang jauh lebih besar.

Perusahaan juga melakukan sejumlah strategi untuk terus meningkatkan performa perusahaan. Terkait kinerja produksi logam, perseroan berharap pembangunan ausmelt on progress sehingga ke depannya produksi logam akan lebih mudah.

"Saat ini pembangunan ausmelt sudah dalam tahap konstruksi atau 58 persen dari rencana. Insyaallah jika sesuai proyeksi, ausmelt akan mulai kita operasikan bulan Maret tahun depan,” ujarnya.

45 tahun PT Timah Tbk telah berkiprah sebagai perusahaan pertambangan timah di Indonesia, menjadi bagian dari kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. Dalam perjalanan PT Timah Tbk terus tumbuh dan berkembang berkontribusi untuk masyarakat dan negara.

Anggota Holding Pertambangan Indonesia MIND ID ini terus melebarkan sayapnya menebar manfaat dan menjadikan Indonesia menjadi salah satu pemasok timah dunia di Pasar Global.

Dalam perjalanan sejarahnya, PT Timah Tbk telah membuktikan diri mampu bertahan dari berbagai cobaan, tantangan serta turbulensi bisnis. Bisnis pertambangan tak luput dari dampak pandemi Covid-19, tapi PT Timah Tbk tetap eksis dalam menjalankan roda usaha.

Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan pesannya dalam HUT PT Timah Tbk ke 45 tahun menyampaikan, pandemi Covid-19 berdampak pada berkurangnya stok timah sehingga berdampak pada membaiknya harga timah dunia. Peluang ini, kata dia harus dimaksimalkan PT Timah untuk memperbaiki kinerja.

“PT Timah harus terus mempraktikkan good minning practices yang berprinsip efektif cost friendly minning methode dalam proses penambangan,” katanya.

Erick mengingatkan, momentum HUT PT Timah Tbk yang Ke-45 menjadi moment untuk menjawab tantangan yang ada di depan.

“Selain bertransformasi menjadi perusahaan yang inovatif dan ramah lingkungan, dalam eskploitasi timah di wilayah operasional PT Timah juga harus meningkatkan keberpihakan pada rakyat dan memperkuat kemitraan dengan penambang rakyat demi menjaga stabilitas ekonomi masyarakat di tengah pandemi Covid-19,” pesannya.

Grup CEO MIND ID, Orias Petrus Moedak menyampaikan, hingga pertengahan tahun 2021 ini PT Timah telah menunjukkan perbaikan.

“MIND sudah membuktikan semua perusahaan tambang bersatu, dengan bersatu kita bisa lakukan banyak hal besar, membuat hal besar. Ayo Timah yang pertengahan tahun ini bukunya tidak merah lagi. Saya berharap ini akan terus berlanjut, ini bisa terjadi kalau kita bersatu. Tetap jaya dan maju terus maju PT Timah,” katanya.

Senada, Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM, Ridwan Djamaluddin menyampaikan timah merupakan sumber daya alam yang penting.

“Timah adalah sumberdaya alam yang penting, Bagi dunia timah salah satu penanda kemajuan perdaban, bagi Indonesia Timah adalah penghasil devisa penyumbang pembangunan yang sangat penting,” pesannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper