Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Metland (MTLA) Yakin Prospek Rumah Tapak Tetap Tumbuh pada Semester II/2021

Pada dasarnya permintaan rumah bagi end user atau pembeli rumah pertama pada kondisi saat ini masih tetap ada, terutama untuk rumah tapak dengan harga di bawah Rp1 miliar.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 28 Juli 2021  |  01:38 WIB
Metland (MTLA) Yakin Prospek Rumah Tapak Tetap Tumbuh pada Semester II/2021
Metland Transyogi, salah satu proyek besutan PT Metropolitan Land Tbk. - metlandtransyogi.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – PT Metropolitan Land Tbk. (MTLA) optimistis prospek rumah tapak pada semester kedua tahun ini akan tetap tumbuh. 

Direktur Keuangan dan Sekretaris Perusahaan Metropolitan Land Olivia Surodjo mengatakan pada dasarnya permintaan rumah bagi end user atau pembeli rumah pertama pada kondisi saat ini masih tetap ada, terutama untuk rumah tapak dengan harga di bawah Rp1 miliar.

Ditambah lagi adanya rencana perpanjangan program Insentif PPN dari pemerintah yang akan diperpanjang hingga Desember 2021. 

"Saat ini kami sudah menampung banyak reservasi dari respon terhadap program tersebut, namun masih menunggu turunnya PMK dari pemerintah sehingga dapat segera kami akui sebagai penjualan," ujarnya kepada Bisnis, Selasa (27/7/2021) malam. 

Pihaknya tak menampik dalam situasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat  ini memang dimana mobilitas juga terbatas terdapat beberapa kendala di lapangan mengenai penurunan jumlah kunjungan ke kantor Marketing Gallery. 

Oleh karena itu, Metland mencoba untuk mengoptimalkan penggunaan channel digital. 

Pihaknya juga membuat program promosi yang menarik seperti subsidi DP, subsidi bunga KPR bekerja sama dengan beberapa bank, free biaya BPHTB/AJB/KPR yang diharapkan dapat membantu konsumen untuk mendapatkan hunian idamannya.  

"Respons dari calon konsumen sangat baik terhadap promo tersebut. Kami sudah menarik reservasi untuk produk-produk indent di beberapa proyek tinggal menunggu surat edaran resminya saja sehingga bisa kami lakukan closing penjualan,” katanya. 

Olivia mengungkapkan perolehan marketing sales semester 1 tahun 2021 ini lebih tinggi 20 persen hingga 30 persen dibandingkan dengan semester 2  tahun lalu. 

Dengan demikian, pihaknya masih optimis dengan prospek penjualan rumah tapak di semester 2 tahun ini.

"Dengan catatan PPKM ini tidak berlarut-larut," ucapnya. 

Untuk diketahui, pada awal bulan Juli ini, Metland Puri meluncurkan klaster Oxalis tahap 2 yang hadir dengan 2 lantai, bangunan 3 kamar tidur dan 2 kamar mandi dan harga yang ditawarkan mulai dari Rp990 juta. 

Lalu, Metland Cibitung juga kembali menghadirkan Cluster Batavia tahap 2 sebanyak 101 unit yang terdiri dari 1 lantai, 2 kamar tidur serta carport dengan harga yang ditawarkan mulai dari Rp500 jutaan. 

Di pertengahan bulan Juli ini, Metland Transyogi meluncurkan Tipe Westfield tahap dua yang berada dalam Klaster Auckland dengan hadir 2 lantai, bangunan 3 kamar tidur dan harga yang ditawarkan mulai dari Rp800 juta-an. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rumah tapak metropolitan land metland
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top