Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Trans Power Marine (TPMA) Siap Tebar Dividen Rp57,9 Miliar

Emiten kargo batu bara PT Trans Power Marine Tbk. (TPMA) berencana membagikan dividen Rp22 per saham.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 22 Juni 2021  |  14:19 WIB
Trans Power Marine (TPMA) Siap Tebar Dividen Rp57,9 Miliar
Direktur Utama PT Trans Power Marine Tbk Ronny Kurniawan (kedua kiri) menjawab pertanyaan wartawan, usai rapat umum pemegang saham tahunan dan luar biasa perseroan, di Jakarta, Selasa (21/5/2019). - Bisnis/Endang Muchtar
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten kargo batu bara PT Trans Power Marine Tbk. (TPMA) berencana membagikan dividen tunai sebesar Rp57,93 miliar.

Dalam keterbukaan informasi di KSEI, RUPS TPMA pada 17 Juni 2021 memutuskan pembagian dividen senilai Rp25 miliar dari laba tahun buku 20202. RUPS TPMA juga memutuskan dividen dari laba ditahan senilai Rp32,93 miliar.

"Total dividen yang diberikan sebesar Rp57,93 miliar atau setara Rp22 per lembar saham," papar keterbukaan KSEI.

Sementara itu, sebesar US$20 juta atau setara dengan Rp286,2 miliar (kurs Rp14.310) disisihkan sebagai dana cadangan. Sisa laba bersh lainnya ditetapkan sebagai laba ditahan untuk modal kerja perseroan.

Dalam RUPSLB TPMA, rapat juga memutuskan pengangkatan kembali jajaran komisaris dan direksi sebagai berikut.

Komisaris Utama : Yonggi Tanuwidjaja
Wakil Komisaris Utama : I Ade Sundari P.
Komisaris Independen : Hongisisilia

Direktur Utama : Ronny Kurniawan
Wakil Direktur Utama : Daniel Wardojo
Direktur : Rudy Sutiono
Direktur : Aman Suaedi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dividen RUPS pt trans power marine tbk
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top