Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Jelang Melantai di Bursa, Archi Indonesia Pangkas Jumlah Saham IPO

Archi Indonesia mengumumkan saham yang akan ditawarkan dalam IPO menjadi 3,72 miliar saham atau 15 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran umum. Jumlah tersebut lebih rendah dari pengumuman sebelumnya.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 21 Juni 2021  |  12:41 WIB
Jelang Melantai di Bursa, Archi Indonesia Pangkas Jumlah Saham IPO
Dari kiri ke kanan Naldo Wijaya - Investor Relations PT Archi Indonesia Tbk, Adam Jaya Putra - Direktur Keuangan PT Archi Indonesia Tbk, Shery Juwita Lestari, Direktur PT Mandiri Sekuritas, Rudy Suhendra - Wakil Direktur Utama PT Archi Indonesia Tbk, dan Harry Margatan - Corporate Secretary PT Archi Indonesia Tbk menunjukkan produk emas saat Konferensi Pers Virtual Public Expose Penawaran Umum Perdana Saham PT Archi Indonesia Tbk - Perusahaan

Bisnis.com, JAKARTA - Calon emiten tambang logam mulia PT Archi Indonesia Tbk. memangkas jumlah saham yang dilepas dalam aksi penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO).

Berdasarkan prospektus yang diterbitkan hari ini, Senin (21/6/2021), calon emiten dari Grup Rajawali ini mengumumkan saham yang akan ditawarkan dalam IPO menjadi 3,72 miliar saham atau 15 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran umum.

Jumlah tersebut lebih rendah dari pengumuman sebelumnya yang mana Archi Indonesia berencana melepas sebanyak-banyaknya 4,97 miliar saham atau 20 persen dari modal ditempatkan dan disetor setelah IPO.

Dari 3,72 miliar saham yang akan dilepas itu, sebanyak 1,24 miliar saham baru merupakan saham biasa atas nama. Sedangkan 2,48 miliar saham merupakan saham milik PT Rajawali Corpora sebelum IPO.

Harga pelaksanaan ditetapkan Rp750, sehingga perseroan berpotensi meraup dana segar sebanyak-banyaknya Rp2,79 triliun.

Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek Archi Indonesia adalah PT BNI Sekuritas, PT Citigroup Sekuritas Indonesia, PT Credit Suisse Sekuritas Indonesia, PT Mandiri Sekuritas, dan PT UOB Kay Hian Sekuritas.

Adapun, dana hasil IPO dari hasil penjualan saham lama (divestasi) PT Rajawali Corpora selaku pemegang saham pengendali tidak akan diterima oleh perseroan dalam aksi korporasi ini.

Sedangkan dana yang didapatkan dari penerbitan saham baru akan digunakan 95 persen untuk membayar pokok utang bank dan sisanya untuk pembiayaan kegiatan operasional dan/atau modal kerja.

Saham PT Archi Indonesia Tbk. akan tercatat di Bursa Efek Indonesia pada 28 Juni 2021. Masa penawaran umum perdana akan berlangsung pada 22-24 Juni 2021.

Tanggal penjatahan, distribusi saham secara elektronik, dan pengembalian uang pemesanan ditetapkan pada 25 Juni 2021.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

emas ipo Archi Indonesia
Editor : Hadijah Alaydrus

Artikel Terkait



Berita Lainnya

    Berita Terkini

    back to top To top