Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Grup Sinar Mas Smartfren (FREN) Beli Saham Moratel Senilai Rp360 Miliar

Direktur Smartfren Telecom Antony Susilo menyampaikan FREN melalui entitas anaknya, PT Smart Telecom (Smartel) melakukan penyertaan saham di Moratel.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 28 Mei 2021  |  18:40 WIB
PT Smartfren Telecom Tbk. melakukan uji coba jaringan di terowongan MRT Jakarta Istora Mandiri. Selasa (9/4 - 2019). Hasilnya, untuk kecepatan unduh  mencapai 63,72 Mbps dan untuk unggah mencapai 4,88 Mbps.
PT Smartfren Telecom Tbk. melakukan uji coba jaringan di terowongan MRT Jakarta Istora Mandiri. Selasa (9/4 - 2019). Hasilnya, untuk kecepatan unduh mencapai 63,72 Mbps dan untuk unggah mencapai 4,88 Mbps.

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten Grup Sinar Mas di bidang telekomunikasi, PT Smartfren Telecom Tbk. (FREN) melakukan pembelian saham PT Mora Telematika Indonesia (Moratel).

Direktur Smartfren Telecom Antony Susilo menyampaikan FREN melalui entitas anaknya, PT Smart Telecom (Smartel) melakukan penyertaan saham di Moratel. FREN menguasasi 99,99 persen saham Smartel.

Pada 25 Mei 2021, Smartel melakukan penandatanganan perjanjian penyertaan saham bersyarat dengan PT Candrakarya Multikreasi (CKM) dan PT Gema Lintas Benua (GLB). CKM dan GLB merupakan pemegang saham Moratel.

"Smartel melakukan penyertaan saham dari portepel Moratel sejumlah 20,5 persen dengan nilai transaksi Rp360 miliar," paparnya dalam laman Bursa Efek Indonesia, Jumat (28/5/2021).

Dengan penyertaan saham tersebut, Smartel menjadi pemegang saham minoritas di Moratel, tidak menjadi pemegang saham pengendali, dan tidak menempatkan pengurus di Moratel.

Penyertaan saham dilakukan dalam rangka pengembangan usaha strategis antara FREN, Smartel, dan Moratel di masa mendatang.

Mengutip keterangan resmi Moratel, sepanjang tahun 2010 hingga tahun 2012, Perusahaan aktif mengembangkan jaringan internasional dengan membangun jaringan kabel serat optik bawah laut BDM (Batam-Dumai-Malacca) dan B3JS (Jakarta-Bangka-Bintan-BatamSingapura), sehingga jaringan kabel serat optik yang telah berhasil dibangun hingga tahun 2012 adalah sepanjang 7.600 km.

Pada sisi domestik, Moratel memperkuat jaringannya dengan membangun Sumatera Backbone pada tahun 2010, dan infrastruktur Metro-e pada tahun 2014, sehingga total jaringan yang dimiliki pada tahun 2014 yang berhasil dicapai adalah sepanjang 9.700 km.

Pada tahun 2018, perusahaan mengeksekusi pembangunan jaringan serat optik dengan jumlah kabel terpanjang kedua di Indonesia yang membentang dari Denpasar-Jawa-Sumatera, hingga Singapura.

Tidak hanya mencakup sektor telekomunikasi, Moratel juga menciptakan inovasi baru pada 2016 dengan merambah pasar retail (FTTx) melalui brand “Oxygen.id”.

Pemerintah Indonesia juga mempercayakan Moratel untuk menjalankan proyek strategis nasional infrastruktur prioritas Proyek Palapa Ring Barat dan Palapa Ring Timur pada tahun 2016. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sinar mas smartfren moratelindo
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top