Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Jumat Berkah! IHSG Dibuka Hijau, Asing Juga Net Buy

Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) menjadi pemuncak dalam daftar saham yang dibeli oleh investor asing pada sesi pembukaan perdagangan hari ini dengan nilai sebesar Rp6,8 miliar.
Pengunjung melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (22/3/2021). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Pengunjung melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (22/3/2021). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau dibuka melesat ke zona hijau pada perdagangan hari ini, Jumat (21/5/2021).

Pada awal perdagangan pukul 09.00 WIB, IHSG menguat 0,62 persen menjadi 5.833,47. Pada sesi prapembukaan, IHSG juga menguat 0,46 persen ke level 5.824,11 dengan anggota LQ45 yang menguat ada 33 saham, 2 melemah, dan 10 tak berubah harganya.

Pada perdagangan awal, tercatat sebanyak 181 saham menguat, 181 stagnan, serta 44 diantaranya mengalami pelemahan. Investor asing juga mencatatkan beli bersih Rp10,83 miliar dengan saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) yang menjadi pemuncak daftar saham yang dibeli oleh investor asing pada sesi perdagangan hari ini dengan nilai sebesar Rp6,8 miliar.

Menyusul dibelakangnya adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BBRI) dengan beli bersih asing Rp6 miliar, dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) yang dibeli asing Rp1,9 miliar. Saham-saham yang menguat diantaranya PT Gunawan Dianjaya Steel Tbk. (GDST), PT Mahaka Radio Integra Tbk. (MARI) dan PT Multipolar Tbk. (MLPL) yang menguat masing-masing 6,2 persen, 4,35 persen, dan 3,87 persen.

Analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji Gusta Utama menilai berdasarkan rasio fibonacci, adapun support maupun resistance minimum berada pada 5767.47 hingga 5828.74.

"Berdasarkan indikator, MACD maupun Stochastic masih menunjukkan sinyal negatif. Di sisi lain, terlihat pola bearish inside bar yang mengindikasikan adanya potensi pelemahan pada pergerakan IHSG," katanya, Jumat (21/5/2021).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper