Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dipom-pom Elon Musk, Kenaikan Harga Dogecoin Tak Akan Tahan Lama?

Kendati mendapat sentimen positif dari pernyataan Elon Musk, kenaikan harga mata uang kripto Dogecoin diprediksi tidak akan bertahan lama.
Herdanang Ahmad Fauzan
Herdanang Ahmad Fauzan - Bisnis.com 14 Mei 2021  |  16:33 WIB
Dogecoin yang mengalami kenaikan harga, menggantikan Bitcoin yang sebelumnya telah mencetak kenaikan signifikan. (Bloomberg)
Dogecoin yang mengalami kenaikan harga, menggantikan Bitcoin yang sebelumnya telah mencetak kenaikan signifikan. (Bloomberg)

Bisnis.com, JAKARTA — Penguatan harga Dogecoin diprediksi oleh analis tidak akan bertahan lama, kendati baru saja kembali mendapatkan sentimen positif dari Elon Musk.

Dogecoin kembali memanas pada perdagangan aset kripto Jumat (14/5/2021) hari ini. Terhitung hingga pukul 15.30 WIB, harga aset kripto yang identik dengan karakter anjing Shiba Inu tersebut menyentuh level US$0,561 atau setara Rp8.000 lebih per keping mengacu kurs Rp14.565 per US$.

Mengacu data Coindesk, nominal tersebut menguat 36 persen lebih dari posisi US$0,412 per akhir Kamis (13/5/2021) kemarin.  

Tren penguatan harga terjadi seiring munculnya pernyataan dari bos Tesla dan SpaceX Elon Musk. Lewat akun Twitter pribadinya Jumat (14/5) waktu Indonesia, Musk membeberkan bahwa dirinya tengah membantu pengembang Dogecoin untuk meningkatkan kemampuan efisiensi transaksi aset kripto tersebut.

“Sedang membantu para pengembang Doge untuk meningkatkan efisiensi sistem transaksinya. Cukup menjanjikan,” cuit Musk.

Dua jam sebelum mencuit pernyataan tersebut, Musk juga sempat menyatakan rekomendasinya terhadap penggunaan aset kripto sebagai alat transaksi.

“Jujur saja, saya sebenarnya sangat percaya dengan kripto. Kripto tidak mendorong peningkatan besar-besaran dalam penggunaan bahan bakar fosil, terutama batu bara,” tulisnya.

Pernyataan Musk tersebut menjadi pelipur lara bagi para investor Dogecoin. Apalagi beberapa hari sebelumnya, Musk sempat jadi biang kerok yang memicu penurunan harga Dogecoin.

Semua berawal dari penampilan perdana Musk sebagai pembawa acara dalam acara Saturday Night Live akhir pekan lalu. Dalam acara tersebut Musk sempat menyinggung antusiasme dan kenaikan harga Dogecoin sebelumnya sebagai hal yang berisik. Dia juga sempat berkelakar bahwa kenaikan harga Doge seperti lelucon.

Sejak munculnya perkataan tersebut, harga Dogecoin rontok seketika. Dari kisaran US$0,711 pada Sabtu (8/5) pagi akhir pekan lalu waktu Indonesia, harga Dogecoin sempat menyentuh level harga terendah pekan ini yakni pada posisi US$0,389 per keping pada Kamis (13/4) melam.

COO perusahaan dompet kripto BRD Adam Zadikoff menilai tren kembali menguatnya harga Dogecoin hari ini tidak akan berlangsung lama.

“Tebakan saya reli ini tidak akan awet, terutama melihat karakter Dogecoin sendiri yang memang sejak awal tidak ditakdirkan untuk punya kelebihan sebagai alat pembayaran maupun tempat menyimpan nilai,” tuturnya seperti diwartakan Daily Express, Jumat (14/5)

Menurut Zadikoff, terlampau cepatnya berbaliknya tren harga Dogecoin bakal membuat para pemegang aset kripto tersebut mulai khawatir. Dia menilai jumlah orang yang memilih melepas Dogecoin dalam waktu dekat akan lebih tinggi ketimbang mereka yang tertarik.

“Ya, Anda dapat membuat keuntungan besar yang cepat jika melakukan trading [Dogecoin] dengan waktu yang tepat. Menyenangkan jika Anda memiliki sisa penghasilan dan bisa digunakan deengan cara menyenangkan. Namun, yang menakutkan adalah ketika Anda menjadi orang terakhir yang memiliki itu [Dogecoin],” imbuhnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bitcoin elon musk cryptocurrency mata uang kripto
Editor : Yustinus Andri DP

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top