Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Live

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini, Senin 19 April 2021

Rupiah diperkirakan masih dapat melanjutkan penguatannya dan bergerak di kisaran Rp14.545 hingga Rp14.600 per dolar AS hari ini.
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 19 April 2021  |  15:03 WIB
Karyawan menunjukan Rupiah dan Dolar AS di Jakarta, Rabu (27/1/2021). Nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup menguat 15 poin atau 0,11 persen menjadi Rp14.050 per dolar AS. Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Karyawan menunjukan Rupiah dan Dolar AS di Jakarta, Rabu (27/1/2021). Nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup menguat 15 poin atau 0,11 persen menjadi Rp14.050 per dolar AS. Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – Nilai tukar rupiah berpotensi melanjutkan penguatan pekan lalu pada perdagangan hari ini, Senin (19/4/2021).

Adapun pada pada akhir perdagangan Jumat pekan lalu (16/4/2021), rupiah ditutup menguat 50 poin atau 0,34 persen ke level Rp14.565 per dolar AS.

Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan bahwa penguatan rupiah didukung oleh rilis PDB China untuk kuartal I/2021 yang berhasil tumbuh pesat, yaitu 18,3 persen secara yoy dan 0,6 persen secara qoq.

“Para ekonom beranggapan bahwa pertumbuhan PDB China itu akan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi Indonesia. Ini merupakan sinyal positif bahwa pemulihan ekonomi di dalam negeri bisa dilakukan dengan cepat bahkan perkiraan PDB di kuartal II/2021 di level 7 persen kemungkinan bisa terealisasi,” ujar Ibrahim dikutip dari keterangan resminya, Jumat (16/4/2021).

Dia menjelaskan, pertumbuhan ekonomi China akan langsung terasa pada sisi ekspor, terutama permintaan dari negeri tirai bambu itu yang diyakini otomatis akan meningkat.

Hal itu tentu akan membantu ekspor Indonesia ke China, sehingga neraca perdagangan Indonesia berpotensi surplus untuk beberapa bulan kedepan.

Di sisi lain, imbal hasil obligasi AS untuk tenor 10 tahun melanjutkan penurunan karena investor semakin yakin bahwa The Fed akan tetap melanjutkan dukungan moneter.

Akibatnya, indeks dolar AS yang mengukur kekuatan greenback di hadapan sekeranjang mata uang utama melemah 0,04 persen ke posisi 91,634 seiring dengan investor yang mulai mendukung mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Ibrahim memprediksi rupiah pada perdagangan Senin (19/4/2021) masih dapat melanjutkan penguatannya dan bergerak di kisaran Rp14.545 hingga Rp14.600 per dolar AS. 

Bagaimana pergerakan nilai tukar rupiah hari ini? SImak secara live di Bisnis.com!

15:03 WIB

Rupiah Ditutup Menguat

Nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup menguat 17 poin atau 0,12 persen ke level Rp14.547 per dolar AS

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau melemah 0,274 poin atau 0,3 persen ke level 91,282 pada pukul 14.51 WIB.

11:56 WIB

Rupiah Masih Stagnan

Nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau stagnan di level Rp14.565 per dolar AS pada pukul 11.18 WIB.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau menguat 0,09 poin atau 0,1 persen ke level 91,646 pada pukul 11.45 WIB.

11:18 WIB

Rupiah Stagnan

Nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau stagnan di level Rp14.565 per dolar AS pada pukul 10.53 WIB.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau menguat 0,095 poin atau 0,1 persen ke level 91,651 pada pukul 11.06 WIB.

10:03 WIB

Penguatan Rupiah Menipis

Nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau menguat 3 poin atau 0,02 poin ke level Rp14.562 per dolar AS pada pukul 09.47 WIB.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau menguat 0,117 poin atau 0,13 persen ke level 91,673 pada pukul 09.52 WIB.

09:05 WIB

Rupiah Dibuka Menguat

Nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka menguat 30 poin atau 0,21 persen ke level Rp14.535 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau menguat 0,183 poin atau 0,2 persen ke level 91,739 pada pukul 08.52 WIB.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Gonjang Ganjing Rupiah nilai tukar rupiah
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top