Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Komisaris Basrief Arief Meninggal, HRUM Lapor ke Bursa

Direktur Utama Harum Energy menyampaikan adanya perubahan anggota komisaris, karena Basrief Arief meninggal dunia.
Ketua Timwas Century Pramono Anung (ketiga kiri) berbincang dengan (kiri ke kanan) Anggota Timwas Century Trimedia Panjaitan, Kapolri Jendral Pol Sutarman, Jaksa Agung Basrief Arief, Anggota Timwas Century Candra Wijaya, Syarifuding Suding, Bambang Soesatyo dan Nudirman Munir sebelum rapat Timwas Century di Komplek Parlemen Jakarta, Rabu (11/12/2013). /antara
Ketua Timwas Century Pramono Anung (ketiga kiri) berbincang dengan (kiri ke kanan) Anggota Timwas Century Trimedia Panjaitan, Kapolri Jendral Pol Sutarman, Jaksa Agung Basrief Arief, Anggota Timwas Century Candra Wijaya, Syarifuding Suding, Bambang Soesatyo dan Nudirman Munir sebelum rapat Timwas Century di Komplek Parlemen Jakarta, Rabu (11/12/2013). /antara

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten pertambangan batu bara PT Harum Energy Tbk. (HRUM) melaporkan ke PT Bursa Efek Indonesia perihal meninggalnya salah satu komisaris.

Dalam suratnya pada Rabu (24/3/2021), Direktur Utama Harum Energy menyampaikan adanya perubahan anggota komisaris. Hal itu terjadi karena Basrief Arief meninggal dunia.

"Telah meninggal dunia Bapak Basrief Arief pada 23 Maret 2021," tulisnya dalam surat ke Bursa Efek Indonesia.

Adapun, susunan komisaris HRUM ialah Lawrence Barki sebagai komisaris utama, Yun Mulyana dan Steven Scott Barki sebagai komisaris, serta Dody Hasril dan Astria Wizayanti sebagai komisaris independen.

Selain HRUM, keluarga besar Kejaksaan Agung pun berduka, karena Basrief Arief merupakan salah satu mantan Jaksa Agung. Basrief meninggal dunia pada Selasa 23 Maret 2021 pukul 10.00 WIB.

Informasi tersebut disampaikan Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kejagung) Leonard Eben Ezer Simanjuntak.

"Kejaksaan berdukacita atas berpulang kehadirat Allah SWT bapak Basrief Arief bin Bachtiar Arief pada hari Selasa 23 Maret 2021 jam 10.00 WIB," kata Leonard, Selasa (23/3/2021).

Leonard meminta agar seluruh jajaran Kejagung dan masyarakat membukakan pintu maaf sebesar-besarnya untuk almarhum.

"Semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT dan dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya," ujarnya.

Basrief Arief lahir di Tanjung Enim, Sumatra Selatan pada 23 Januari 1947. Dia diantik menjadi Jaksa Agung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 26 November 2010 untuk menggantikan Jaksa Agung Hendarman Supandji yang telah habis masa jabatannya.

Basrief menjabat sebagai Jaksa Agung hingga Oktober 2014. Saat itu, dia didampingi oleh Darmono dan Andhi Nirwanto sebagai Wakil Jaksa Agung.

Di Kejagung, Basrief Arief mengawali kariernya sebagai Asisten Pidum Kejaksaan Tinggi Jakarta. Kemudian, dia sempat menjadi Staf Ahli Kejaksaan Agung RI, Kepala Biro Umum, dan Kepala Kejaksaan Tinggi Jakarta.

Dalam kariernya, dia pernah juga menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Belawan, kemudian menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Cibinong, dan Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat.

Basrief adalah Wakil Jaksa Agung pada tahun 2005 hingga saat pensiunnya pada Februari 2007. Hingga akhirnya dilantik menjadi Jaksa Agung pada November 2010.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper