Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tak Hanya BUMN Karya, Euforia SWF Bikin Saham Kontraktor Swasta Meriah

Saham emiten kontraktor cenderung menghijau pada hari ini di tengah sentimen pengangkatan direksi Indonesia Investment Authority (INA) sebagai sovereign wealth fund (SWF) Indonesia.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 16 Februari 2021  |  13:20 WIB
Pertemuan antara Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut B. Pandjaitan dan Menteri BUMN Erick Thohir dengan Gubernur Japan Bank for International Cooperation (JBIC) Maeda Tadashi di Tokyo, Jepang, Jumat (4/12/2020). - Istimewa
Pertemuan antara Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut B. Pandjaitan dan Menteri BUMN Erick Thohir dengan Gubernur Japan Bank for International Cooperation (JBIC) Maeda Tadashi di Tokyo, Jepang, Jumat (4/12/2020). - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Saham perusahaan kontraktor maupun operator jalan tol bertengger di zona hijau setelah Presiden Joko Widodo mengumumkan jejeran direksi Indonesia Investment Authority (INA) hari ini.

Dari data Bloomberg, pada sesi I perdagangan Selasa (16/2/2021), saham PT Nusantara Infrastructure Tbk. (META) memimpin penguatan dengan kenaikan sebesar 5,56 persen menjadi Rp171 per saham.

Selanjutnya masih dari kalangan swasta, saham PT Acset Indonusa Tbk. (ACST) naik 2,42 persen menjadi Rp424 per saham.

Saham PT Waskita Karya (Persero) Tbk. menyusul dengan penguatan 1,86 persen menjadi Rp1.640 per saham dan saham PT Adhi Karya (Persero) Tbk. naik 1,62 persen menjadi Rp1.570 per saham.

Selanjutnya berturut-turut saham PT WIjaya Karya (Persero) Tbk. dan PT PP (Persero) Tbk. masing-masing naik 1,49 persen dan 1,09 persen.

Pagi ini, Presiden Joko Widodo mengumumkan posisi direktur utama atau CEO INA yang diduduki oleh Direktur Utama Bank permata, Ridha Wirakusumah. Ridha akan didampingi empat direktur lain yang juga berasal dari kalangan profesional.

Penunjukkan dewan direksi INA sekaligus melengkapi susunan kepengurusan lembaga pengelola investasi tersebut. Sebelumnya Jokowi sudah menunjuk tiga sosok dalam dewan pengawas untuk mendampingi Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri BUMN Erick Thohir.

Saham konstruksi diburu investor sejak INA dibentuk sebagai sovereign wealth fund (SWF) Indonesia. Pasalnya, lembaga tersebut bakal mengelola dana triliunan rupiah untuk ditanam di beberapa proyek infrastruktur.

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan sebelumnya akan kembali menambah modal Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Sovereign Wealth Fund (SWF) sebesar Rp15 triliun melalui penyertaan modal negara (PMN).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

emiten konstruksi bumn karya lpi Lembaga pengelola investasi SWF Indonesia
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top