Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Live

Harga Emas Hari Ini, Jumat 22 Januari 2021

Harga emas berjangka Comex untuk kontrak Februari 2021 terpantau melemah 0,02 persen atau 0,4 poin ke level US$1.868,90 per troy ounce pada pukul 08.20 WIB.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 22 Januari 2021  |  15:09 WIB
Aneka emas batangan beragam ukuran dan bentuk. - Bloomberg
Aneka emas batangan beragam ukuran dan bentuk. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Harga emas bergerak di zona merah pada perdagangan hari ini, Jumat (22/1/2021).

Berdasarkan data Bloomberg, harga emas berjangka Comex untuk kontrak Februari 2021 terpantau melemah 0,02 persen atau 0,4 poin ke level US$1.868,90 per troy ounce pada pukul 08.20 WIB.

Adapun emas di pasar spot terpantau melemah 0,23 persen atau 4,28 poin ke level US$1.865,74 per troy ounce.

Sejalan dengan harga emas, indeks dolar AS yang melacak pergerakan greenback terhadap mata uang utama lainnya terpantau menguat 0,01 persen atau 0,005 poin ke level 90,136 pada pukul 08.22 WIB.

Harga emas sebelumnya menguat di tengah optimisme bahwa lebih banyak stimulus di bawah pemerintahan Joe Biden.

"Itu semua didorong oleh komentar Janet Yellen, sehingga memberikan dorongan terhadap pasar saham, menekan dolar SA, tetapi juga mendukung ekspektasi inflasi,” kata analis komoditas UBS Group AG, Giovanni Staunovo, seperti dikutip Bloomberg.

Sementara itu, Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan harga emas jangka pendek pada 2021 masih akan menarik. Menurutnya kuartal pertama hingga pertengahan kuartal kedua, bank sentral global masih akan menggelontorkan stimulus yang memberikan sentimen positif pada logam mulia ini.

“Harga emas jangka pendek masih akan menarik sampai pada kuartal pertama. Bisa saja harga emas akan kembali ke level US$2.000an ,” katanya.

Namun demikian, lanjutnya, harga emas akan tertekan mulai kuartal ketiga hingga kuartal keempat tahun ini. Dia menuturkan vaksin akan menjadi kunci penting yang memengaruhi sentimen harga emas global, yang akan berdampak juga pada harga emas di Indonesia.

 

15:08 WIB

Pukul 14.54 WIB: Emas Comex Melemah 5,2 Poin

Harga emas Comex untuk kontrak Februari 2021 terpantau melemah 0,28 persen atau 5,2 poin ke level US$1.864,10 per troy ounce.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau menguat 0,12 persen atau 0,105 poin ke level 90,236 pada pukul 14.55 WIB.

14:39 WIB

Pukul 14.26 WIB: Emas Comex Melemah 5,1 Poin

Harga emas Comex untuk kontrak Februari 2021 terpantau melemah 0,27 persen atau 5,1 poin ke level US$1.864,20 per troy ounce.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau menguat 0,11 persen atau 0,103 poin ke level 90,234 pada pukul 14.26 WIB.

13:52 WIB

Pukul 13.29 WIB: Emas Comex Melemah 7,5 Poin

Harga emas Comex untuk kontrak Februari 2021 terpantau melemah 0,4 persen atau 7,5 poin ke level US$1.865,80 per troy ounce.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau menguat 0,03 persen atau 0,031 poin ke level 90,162 pada pukul 13.29 WIB.

11:37 WIB

Pukul 11.24 WIB: Emas Comex Melemah 3,4 Poin

Harga emas Comex untuk kontrak Februari 2021 terpantau melemah 0,18 persen atau 3,4 poin ke level US$1.865 per troy ounce.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau melemah 0,04 persen atau 0,034 poin ke level 90,097 pada pukul 11.24 WIB.

10:26 WIB

Pukul 10.05 WIB: Emas Comex Melemah 5,3 Poin

Harga emas Comex untuk kontrak Februari 2021 terpantau melemah 0,28 persen atau 5,3 poin ke level US$1.864 per troy ounce.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau melemah 0,05 persen atau 0,042 poin ke level 90,089 pada pukul 10.06 WIB.

09:00 WIB

Pukul 08.46 WIB: Emas Comex Melemah 0,3 Poin

Harga emas Comex untuk kontrak Februari 2021 terpantau melemah 0,02 persen atau 0,3 poin ke level US$1.869 per try ounce.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau melemah 0,03 persen atau 0,026 poin ke level 90,105 pada pukul 08.48 WIB.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Harga Emas Hari Ini harga emas comex
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top